Breaking News:

Tak Diperlakukan Khusus Lagi, China Instruksikan BUMN Stop Impor Babi untuk Balas Amerika

Pemerintah China sudah meminta pembatalan pengiriman daging babi pada beberapa perusahaan importir milik negara

AFP/MANDEL NGAN
Presiden AS, Donald Trump menggelar pertemuan dengan para pengusaha jelang dibukanya kembali pabrik-pabrik AS di Gedung Putih, Washington, Sabtu (30/5/2020). 

POSBELITUNG.CO -- Hubungan pemerintahan China dan Amerika Serikat mulai menunjukkan ketegangan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghapus perlakukan khusus atas Hong Kong terkait perdagangan

Pemerintahan China pun membalasnya.

Seluruh perusahaan BUMN China diminta menghentikan seluruh impor babi, kedelai dan kapas dari Amerika Serikat.

Langkah itu dilakukan sebagai balasan atas kebijakan Gedung Putih yang menghapus perlakukan khusus atas Hong Kong terkait perdagangan.

Dikutip dari CNBC, Selasa (2/6/2020), pemerintah China sudah meminta pembatalan pengiriman daging babi pada beberapa perusahaan importir milik negara, termasuk di dalamnya komoditas kapas dan kedelai.

"China telah meminta sejumlah perusahaan untuk menunda pembelian besar-besaran atas produk pertanian AS seperti babi dan kedelai, sebagai balasan atas reaksi AS ke Hong Kong," ujar sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

"Sekarang kita lihat saja apa yang akan dilakukan oleh AS," kata dia lagi.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump meminta pemerintahannya untuk menghapus perlakukan khusus untuk Hong Kong, mulai dari kebijakan ekstradisi hingga perlakuan istimewa terkait perdagangan.

Penghapusan perlakukan khusus atas Hong Kong ini dilakukan AS setelah China memberlakukan UU keamanan negara di bekas koloni Inggris tersebut.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved