Breaking News:

Tak Peduli, BUMN Ini Tetap Pidanakan IRT Mencuri Sawit untuk Beli Beras, Polisi Bantu Sembako

Pihak PTPN meminta proses hukum harus ditegakkan untuk memberikan rasa aman dari aksi pencurian dan efek jera pada pelaku

(Dok. Polres Rohul)
Richa Marya Simatupang (31), menerima bantuan sembako dari polisi, usai dilaporkan mencuri tandan buah sawit PTPN V Sei Rokan di Desa Tandun Barat, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rohul, Riau, Selasa (2/6/2020). Richa mencuri tandan buah sawit dengan alasan untuk membeli beras. 

POSBELITUNG.CO,  - Butuh uang untuk membeli beras, Rms (31) ibu tiga anak di Desa Tandun Barat, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Riau terpaksa mencuri tiga tanda buah sawit milik PTPN V Sei Rokan.

Akibatnya mencuri tiga tandan buah sawit senilai Rp 76.000 itu, Rms pun berurusan dengan polisi.

PTPN V Sei Rokan yang merupakan perusahaan milik negara ini tak mau berdamai dan tetap mempidanakan RMS.

Hari itu, Sabtu (30/5/2020), RMS dan 2 rekan perempuannya masuk ke areal perkebunan kelapa sawit PTPN V Sei Rokan sambil membawa tangkai kayu.

Karena curiga, petugas sekuriti perusahaan mengawasi gerak-gerik tiga perempuan tersebut.

Ternyata di Afdeling V Blok Z-15, mereka mengambil tiga tandan buah sawit.

Petugas pun mengamankan RMS yang bertugas sebagai tukang langsir.

Sementara dua rekannya berhasil kabur.

Setelah kejadian tersebut, Arison Simbolon salah satu perawakilan karyawan perusahaan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Tandun.

Petugas kepolisian sempat melakukan mediasi.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved