Akibat Posting Status Ujaran Kebencian di Facebook, Tiga Pria Ini Minta Maaf

Permintaan ketiga pengguna akun facebook ini ditujukan kepada pihak kepolisian di jajaran Polres Subulussalam serta masyarakat setempat.

Tangkapan layar dari video
Seorang dari tiga pelaku ujaran kebencian terhadap Polres Subulussalam yang meminta maaf melalui akun facebooknya. Selengkapnya isi permintaaf maaf mereka bisa disimak melalui link sebagaimana tercantum dalam berita 

Akibat Posting Status Ujaran Kebencian di Facebook, Tiga Pria Ini Minta Maaf ke Polres Subulussalam

POSBELITUNG.CO – Peringatan bagi masyarakat Subulussalam agar bijak dalam menggunakan media sosial seperti facebook dengan tidak memposting ujaran kebencian atau menyebar informasi bohong alias hoaks.

Sebab, tiga warga Subulussalam pengguna akun medsos facebook harus meminta maaf kepada aparat Polres Subulussalam gara-gara memosting ujaran kebencian terhadap institusi tersebut sebagaimana diunggah.

Permintaan maaf itu sebagaimana diunggah, Kamis (4/6/2020).

Pantauan Serambinews.com ketiga pemilik akun facebook menyampaikan permohonan maafnya melalui video yang diposting di grup facebook Subulussalamkita.

Ketiga akun tersebut adalah Dio Villareal, Zaidatul Ma'arief dan Mitra Kanda.  

Permintaan ketiga pengguna akun facebook ini ditujukan kepada pihak kepolisian di jajaran Polres Subulussalam serta masyarakat setempat.

Berikut isi permintaan maaf mereka. 

“Assalamualaikum Wr.Wb Saya atas nama Zaidatul Ma'arief memohon Maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian terutama kepada bapak Kapolres Subulussalam dan juga kepada warga Kota Subulussalam atas kecerobohan saya yang telah berkomentar pada status facebook yang telah membuat pihak kepolisian merasa tersinggung,,sekali lagi saya meminta maaf yang sebesar-besarnya.

Demikian permintaan maaf sya dg setulus hati dan tanpa paksaan siapa pun.

Halaman
1234
Penulis: tidakada007
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved