Breaking News:

Tahapan Pilkada 2020 Dimulai Lagi, Bawaslu Beltim Tunggu Instruksi Bawaslu RI

Tahapan pilkada berlanjut secara rasionalnya aktifkan dulu penyelenggaraannya baru terselenggara tahapan berikutnya

Editor: Hendra
istimewa dok Bawaslu
Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, Wahyu Epan Yudhistira, Senin (16/12/2019) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNGTIMUR -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Belitung Timur masih menunggu instruksi dari Bawaslu RI untuk kembali memulai tahapan Pilkada serentak 2020 di Belitung Timur ditengah pandemi virus corona (covid-19).

Menurutnya satu diantara tiga poin Penting dari hasil kesepakatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di pusat beberapa waktu lalu soal panitia jajaran adhoc dan itu di sebutkan tahapan lanjutannya dimulai pada 15 Juni 2020.

"Kalo dari sisi Bawaslu, khususnya Bawaslu Beltim masih menunggu instruksi tertulis dari jajaran Bawaslu RI maupun dari Bawaslu Provinsi itu yang dari sisi kesiapan di internal kami, kami sudah mencermati beberapa hal yang menjadi petunjuk teknis dari hal tersebut. Dan ada juga skema-skema yang sudah kami siapkan," ujar Epan kepada Posbelitung.co, Rabu (3/6/2020).

Dia berpendapat tahapan pilkada berlanjut secara rasionalnya aktifkan dulu penyelenggaraannya baru terselenggara tahapan berikutnya.

"Jadi tahapan yang sempat ditunda kemarin kan ada tiga kan, pemutakhiran data pemilih, dan verifikasi calon perseorangan itu kalau di Beltim kan tidak ada calon perseorangan, termasuk juga proses tahapan pencalonan juga," ujarnya.

Terkait konsekuensi penyelenggara di masa pandemi, dan satu yang di syaratkan dalam peraturan kesehatan APD itu, Bawaslu se-kabupaten/kota seluruh Indonesia yang menyelenggarakan pilkada serentak bersepakat bahwa mendorong pengadaan diadakan oleh APBN.

"Jadi melalui Bawaslu RI, tinggal Kabupaten/kota yang mengajukan kebutuhan APD secara jumlah, spesifikasi, pengadaan, penganggarannya ada di Bawaslu RI dan APBN," jelasnya.

Sementara itu, anggota komisioner KPU Beltim, Bidang Data dan Pemili, Rizky Rinaldi menuturkan berdasarkan draf perencanaan hasil zoom meeting KPU Beltim dengan kabiro perencanaan KPU RI, disampaikannya Strategi pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Belitung Timur tahun 2020.

"Dalam rancangan Peraturan KPU tentang penyelenggaraan Pilkada dalam kondisi bencana non-alam Covid-19 Ada beberapa perubahan terhadap pelaksanaan tahapan Pemutakhiran Data Pemilih," ujarnya.

Dia menjelaskan dalam rancangan tata cara pencocokan dan penelitian (Coklit) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), tidak lagi berbasis PPDP per TPS tapi PPDP berbasis RT atau per RT, tetapi jika pada saat coklit petugas menemukan keraguan terhadap identitas pemilih, maka PPDP dapat menemui pemilih secara langsung untuk memastikan akurasi data pemilih dg tetap mengedepankan protokol pencegahan covid-19.

"Petugas PPDP rencananya akan segera dibentuk setelah pengaktifan badan adhoc (PPK dan PPS), diperkirakan sekitar bulan Juni - Juli dan PPDP segera bertugas untuk melakukan coklit pada bulan Juli akan datang," jelasnya.

Kemudian dilanjutkan dengan penyusunan dan rekapitulasi daftar pemilih hasil coklit menjadi DPS dan penetapan DPT.

"Nanti petugas akan kami bekali dengan APD dan alat tulis masing-masing dg standar pencegahan covid-19," bebernya. 

(Posbelitung/Suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved