Breaking News:

Pencegahan Virus Corona di Belitung

Takut Disuntik, Demi Ketahui Bisa Terbebas dari Corona Wati Beranikan Diri Ikut Rapid Test

Raut muka Wati terlihat ketakutan. Ia tidak pernah menjalani pemeriksaan kesehatan dengan mengambil darah

posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Warga di Pasar Manggar saat dilakukan rapid test, Jumat (5/6/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG--Raut muka Wati terlihat ketakutan. Ia tidak pernah menjalani pemeriksaan kesehatan  dengan mengambil darah.

Baru kali ini dia menjalani pemeriksaan rapid test, Jumat (5/6/2020) ia harus melakukan rapid test di Pasar Manggar.

Wati mengaku takut disuntik. Namun teman di sebelahnya berusaha menguatkan Wati agar tidak takut.

"Belum pernah gini-gini ini bang. Jadi takut. Diambik darah di jari atau lengan ya bang? Takut bang," kata Wati kepada Posbelitung.co sambil mengernyitkan kening.

Ia menguatkan diri ikut melakukan rapid test karena ingin mengetahui apakah dirinya terinfeksi virus corona atau tidak. Menurutnya penyakit ini berbahaya karena bisa menyebabkan kematian.

"Banyak yang kena tapi tak punya gejala juga kan. Jadi ya waspada dan usaha antisipasi diri lah," ungkap Wati.

Saat ia melakukan rapid test, saat petugas ingin mengambil darahnya di jari ia sedikit berteriak. Namun saat selesai, ia merasa lega.

"Dak terlalu sakit ternyata," katanya sambil tertawa.

Berdasarkan hasil rapid testnya tersebut ternyata non reaktif. Ia bersyukur atas hasil tersebut. Namun ia mengaku akan menjalankan protokol kesehatan yang sudah dijelaskan petugas.

"Supaya tidak nambah lagi kasus positif corona," katanya.

Bupati Yuslih saat memantau jalannya rapid test di Manggar, Jumat (5/6/2020)
Bupati Yuslih saat memantau jalannya rapid test di Manggar, Jumat (5/6/2020) (Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Halaman
123
Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved