Virus Corona di Belitung
Hari Ini 56 Orang dari Tracking Suami Istri yang Positif Corona, 6 Orang Reaktif
Dinas Kesehatan Belitung Timur sudah mentracking 56 orang yang berkontak erat dengan suami dan istri yang terkonfirmasi positif covid-19
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Ardhina Trisila Sakti
POSBELITUNG.CO, BELITUNG- Dinas Kesehatan Belitung Timur sudah mentracking 56 orang yang berkontak erat dengan suami dan istri yang terkonfirmasi positif covid-19 maupun yang berkontak dengan delapan orang reaktif di Beltim kemarin. Hasilnya didapati sebanyak 6 orang reaktif.
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Belitung Timur Ikhwan Fakhrozi mengatakan hasil ini didapat dari pemeriksaan di Gustu Kabupaten, Desa Mayang Kelapa Kampit dan Dinas Kesehatan.
"Di Gustu Kabupaten sebanyak 14 orang rapid test didapati dua orang reaktif. Lalu yang di Desa Mayang sebanyak 26 orang rapid didapati tiga yang reaktif. Lalu pihaknya juga memeriksa keluarga dari pegawai Dinkes Beltim yang reaktif kemarin. Dari 16 orang yang diperiksa hasilnya satu reaktif," kata Ikhwan kepada posbelitung.co, Sabtu (6/6/2020).
Ikhwan mengatakan Dinas Kesehatan Beltim akan terus melakukan tracking terhadap orang yang berkontak terhadap dua pasien positif covid-19 yang saat ini sudah diisolasi di RSMJ Tanjungpandan.
"Besok tim dari Dinkes akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh staf Puskesmas Dendang. Kami imbau juga kepada masyarakat yang melakukan kontak erat dengan pasien 1028 dan 1112 bisa memeriksakan diri ke Dinas Kesehatan Beltim," kata Ikhwan.
Sampai hari ini Dinkes Beltim sudah mentracking 200 orang dan dilakukan rapid test. Dari pemeriksaan itu 13 orang reaktif. Mereka yang reaktif ini akan dilakukan tes swab pada Senin dan Selasa mendatang.
Kepala Sekolah di Belitung Timur Positif Covid-19
Kasus positif covid-19 di Belitung bertambah satu yakni seorang lelaki yang merupakan salah satu kepala sekolah di Belitung Timur.
Atas hal ini, Dinas Kesehatan-PPKB Belitung Timur akan mendalami dan menelusuri jejak lelaki tersebut di sekolah.
Kasi Surveilans P2P Dinkes-PPKB Beltim Herlina mengatakan hari ini timnya akan mendatangi dan mentracking guru-guru di sekolah tersebut.
"Sampai sekarang dari pengakuan guru-guru di sana tidak ada yang pernah kontak. Tapi ini akan kami kembangkan terus informasinya. Banyak kabar yang katanya pernah kontak namun kami tidak bisa berdasar katanya," kata Herlina kepada posbelitung.co, Sabtu (6/6/2020).
Mengenai kabar istri dari kepala sekolah tersebut adalah tenaga kesehatan di Puskesmas Dendang, Herlina membenarkannya.
Saat ini masih menunggu hasil swab yang sudah dilakukan di RSMJ karena memang pasangan tersebut tinggal di Tanjungpandan.
"Kami juga sudah mulai screening rekan-rekan puskesmas di sana yang pernah kontak dengan yang bersangkutan," ujar Herlina.
Lebih lanjut, mengenai kabar bahwa puskesmas Dendang akan ditutup Herlina belum bisa memastikannya karena hasil swab dari tenaga kesehatan tersebut belum diketahui.
"Kita lihat nanti perkembangannya seperti apa. Kalau memang hasil swabnya positif kita akan ambil kebijakan yang seharusnya dilakukan," tutupnya.
(Posbelitung.co/ Bryan Bimantoro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/warga-di-pasar-manggar-saat-dilakukan.jpg)