Breaking News:

Kabar Baru dari Penelitian di China, Sebut Obat Tekanan Darah Tinggi Lindungi Tertular Covid-19

Penelitian Baru di China, Obat Tekanan Darah Tinggi Lindungi Tertular Covid-19

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
EPA-EFE/STR
Tim medis memeriksa seorang pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan pada 26 Januari 2020. 

POSBELITUNG.CO -- Belakangan ini penelitian baru terhadap obat corona atau Covid-19 terungkap di China.

Adapun menurut penelitian di China, obat tekanan darah tinggi daat membantu melindungi warga tertular Covid-19.

Dikutip dari CNA, secara keseluruhan, pasien dengan tekanan darah tinggi memiliki risiko kematian dua kali lipat.

Lalu lebih mungkin membutuhkan ventilasi mekanis untuk membantu mereka bernapas daripada mereka yang tidak hipertensi.

Demikian berdasar faktor risiko yang diketahui menurut para peneliti yang dilaporkan pada Kamis (4/6/2020) di European Heart Journal.

Dituliskan bahwa pasien yang menggunakan segala jenis obat untuk mengendalikan tekanan darah mereka memiliki risiko kematian yang lebih rendah secara signifikan dari Covid-19 daripada mereka yang tidak dirawat karena hipertensi.

Ketika Tantri Kotak Bangkit dari Keterpurukan Dibully Hitam & Miskin: Jangan Fokus dengan Kekurangan

Foto dari udara menunjukkan laboratorium BSL-4 di Institut Virologi Wuhan di Wuhan di Provinsi Hubei Tengah Cina pada 17 April 2020. Laboratorium epidemiologi P4 dibangun bekerja sama dengan perusahaan bio-industri Prancis Institut Merieux dan Akademi Ilmu Pengetahuan China . Fasilitas ini adalah di antara segelintir laboratorium di seluruh dunia yang dibuka untuk menangani patogen Kelas 4 (P4) - virus berbahaya yang berisiko tinggi penularan dari orang ke orang. (Hector RETAMAL / AFP)
Foto dari udara menunjukkan laboratorium BSL-4 di Institut Virologi Wuhan di Wuhan di Provinsi Hubei Tengah Cina pada 17 April 2020. Laboratorium epidemiologi P4 dibangun bekerja sama dengan perusahaan bio-industri Prancis Institut Merieux dan Akademi Ilmu Pengetahuan China . Fasilitas ini adalah di antara segelintir laboratorium di seluruh dunia yang dibuka untuk menangani patogen Kelas 4 (P4) - virus berbahaya yang berisiko tinggi penularan dari orang ke orang. (Hector RETAMAL / AFP)

Hal itu ditentukan melalui penelitian terhadap hampir 2.900 pasien yang dirawat di bulan Februari dan Maret di Rumah Sakit Huo Shen Shan di Wuhan, China.

Dengan mengumpulkan data dari studi sebelumnya, tim peneliti juga menemukan obat tekanan darah dari kelas yang dikenal sebagai ACE inhibitor dan ARB khususnya mungkin terkait dengan risiko kematian yang lebih rendah dari Covid-19.

Beberapa makalah telah menyarankan obat dapat meningkatkan kerentanan Covid-19.

"Kami cukup terkejut bahwa hasil ini tidak mendukung hipotesis awal kami; pada kenyataannya, hasilnya berada di arah yang berlawanan, dengan tren yang mendukung ACE inhibitor dan ARB," kata rekan penulis Fei Li dari Rumah Sakit di China.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved