Advertorial

Ehipassiko Foundation Bagi-bagi Beras

EHIPASSIKO Foundation Cabang Belitung membagikan beras premium kepada warga tidak mampu, Sabtu (6/6).

pos belitung/jariyanto
Anggota DPRD Kabupaten Belitung Syukri Gumay bersama Ketua Ehipassiko Foundation Cabang Belitung Irwan Abrianto menyalurkan beras kepada Kik Sawi, warga Padang Arok, Kelurahan Pangkal Lalang, Tanjungpandan, Sabtu (6/6/2020). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - EHIPASSIKO Foundation Cabang Belitung membagikan beras premium kepada warga tidak mampu, Sabtu (6/6). Agar tepat sasaran, penyaluran menggandeng Anggota DPRD Kabupaten Belitung Syukri Gumay. Penerima tersebar di sejumlah wilayah Tanjungpandan, mulai dari Perawas, Teluk Dalam, Gunung Payung, hingga Padang Arok.

“Kami menyiapkan sebanyak 400 kilogram (kg) beras. Kegiatan sosial dalam rangka membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19 ini sudah tahap dua. Tahap pertama itu sebenarnya dapat jatah satu ton dari Ehipassiko pusat, hanya saja karena keterbatasan data yang layak menerima, kami di Belitung tidak menyanggupi sehingga dialihkan ke tempat lain,” kata Ketua Ehipassiko Foundation Cabang Belitung Irwan Abrianto.

Menurutnya, penyaluran bantuan menggandeng Syukri Gumay yang notabene anggota DPRD, karena memang dianggap punya basis data konstituen. Penerima juga telah melalui survei bahwa mereka memang layak mendapat bantuan.

Irwan bersama Gumay pun door to door membagikan secara langsung. Sebagian dari penerima ada yang dalam kondisi sakit. Ada juga janda serta lanjut usia (lansia).

“Di wilayah Tanjungpandan ada 20 orang, masing-masing mendapat sekampil isi 10 kg sehingga totalnya 200 kg. Nanti yang 200 kg menyusul dibagikan, termasuk bisa juga ke Belitung Timur,” ucap Irwan.

Mengenai Ehipassiko, guru seni lukis ini menyebut merupakan prinsip dalam ajaran Buddha. Gabungan dari kata ehi bermakna datang, pasha (lihat), dan ika (buktikan). Jadi lembaga amal yang bergerak dalam kegiatan kemanusiaan ini pengurusnya harus benar-benar memegang prinsip kejujuran atau dengan kata lain mengetahui realita di lapangan.

Ehipassiko Foundation, lanjut Irwan, mengusung tagline “Cinta Kasih Tanpa Pilih Kasih”. Siapa saja, tidak memandang dari agama, suku atau golongan apapun, akan dibantu bila memang membutuhkan.

“Begitu pun pengurusnya, berasal dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda-beda,”kata Irwan sembari menambahkan Ehipassiko di Belitung sudah ada sejak 2015 hanya saja kegiatannya masih terbatas.
Anggota DPRD Belitung Syukri Gumay mengaku senang bisa mendukung program Ehipassiko Foundation. Terlebih pada masa krisis pandemi Covid-19 saat ini.

“Semoga bantuan ini, meski sedikit bisa membantu meringankan beban warga yang tengah kesulitan. Intinya bermanfaat bagi merekalah,” ujarnya.

Menurut Gumay, kehadiran lembaga atau badan amal, kelompok maupun komunitas yang menggalang aksi kemanusiaan patut diapresiasi. Mereka turut mendukung pemerintah, baik pusat maupun daerah yang juga telah membuat program-program bantuan. Sebab pada masa pandemi sekarang ini, banyak masyarakat terdampak yang kebutuhan hidupnya makin sulit..

“Semoga Covid-19 segera berakhir sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa dalam memenuhi kebutuhan hidup,” kata anggota komisi III ini. (advertorial/nto)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved