Virus Corona di Belitung

Ojek Online di Babel Wajib Gunakan Sarung Tangan dan Masker, Penumpang Bawa Helm Sendiri

Ojek online di Babel dituntut untuk disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan covid-19 yang saat ini mulai ditegakkan

Penulis: Riki Pratama | Editor: Ardhina Trisila Sakti
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
SEMPROT DISINFEKTAN - Puluhan ojek online (Ojol) saat disemprot disinfektan oleh gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 (Corona Virus) Provinsi Jawa Timur sebagai mengantisipasi penularan Covid-19 di depan Gedung Negara Grahadi, JL Gubernur Suryo, Surabaya, Minggu (22/3). Penyemprotan desinfektan untuk kendaraan transportasi roda dua sudah dilakukan sejak tiga hari yang lalu. 

POSBELITUNG.CO BANGKA --Ojek online di Babel dituntut untuk disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan covid-19 yang saat ini mulai ditegakkan oleh tim Satuan Tugas Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

Nantinya bakal ada sanksi adminitrasi hingga sosial yang akan diterapkan oleh Satgas dalam pencegahan penyebaran virus corona.

Seperti Ojek online yang harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.

Selain itu penumpang disarankan untuk membawa helm sendiri ketika ingin menggunakan jasa ojek online.

Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Babel, KA Tajuddin mengatakan semua peraturan terkait pencegahan penyebaran covid prinsipnya sama untuk mencegah penyebaran virus corona semakin meluas.

"Peraturan itu berlaku secara nasional terkait upaya pencegahan dengan mematuhi protokol kesehatan covid, sama dengan untuk ojek online untuk saling menjaga, harus menggunakan APD minimal menggunakan masker dan sarung tangan. Intinya tetap minta kesadaran semua pihak bagaimana mencegah penyebaran virus,"ujar Tajuddin kepada Bangkapos.com, Senin (8/6/2020).

Dia mengatakan baik ojek online dan penumpangnya harus bisa menjaga dirinya sendiri dengan disiplin mematuhi peraturan dan tata cara pencegahan virus corona.

"Karena kita tidak tahu siapa yang menjadi pembawa atau carrier virus, sehingga di saat ini kita dituntut harus menjaga diri sendiri baik sebagai penyedia jasa ojek online dan penumpanya,"ujarnya.

Selain itu, Tajuddin menyarankan penumpang ojol bisa membawa helm sendiri ragu dan ingin menghindari penyebaran covid-19.

"Membawa helm sendiri penumpang bisa dilakukan apabila ragu dengan helm milik ojolnya, kesadaran ini harus tumbuh dari diri sendiri inilah namanya new normal harus mampu melindungi diri sendiri dari penyebaran virus corona,"tegasnya

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved