Berita Belitung

Ratusan Hektar Lahan Sawah di Belitung Sudah Digarap Petani Tapi Belum Maksimal

Sekarang ini sedang berupaya mendorong, agar muncul Peraturan Daerah (Perda) terkait dengan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Hendra
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Panen sawah beberapa waktu lalu di de Sawah yang berada di Desa Perpat, Kecamatan Membalong. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Ratusan hektar lahan sawah di Kabupaten Belitung belum digarap maksimal oleh para petani.

Karenanya kebutuhan beras di Pulau Belitung masih mengandalkan pasokan dari luar seperti dari Pulau Jawa.

Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung Destika Effenly, Selasa (9/6/2020) mengatakan, secara keseluruhan ada 932 hektar lahan sawah di Belitung.

Hanya saja, sekarang ini sedang berupaya mendorong, agar muncul Peraturan Daerah (Perda) terkait dengan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

"Yang sekarang sudah tergarap segitu (932 hektar). Tapi Belitung masih punya lahan cadangan, separuh dari angka itu, diperkirakan ada sekitar 700 hektar.  Hanya saja kami sekarang masih mengusahakan untuk Perda LP2B nya," kata Destika kepada Posbelitung.co, selasa (9/6/2020).

Lantaran masih ada lahan sawah sekarang ini belum maksimal dilakukan penggarapan, kata Destika, ia sudah menyarankan, bahwa untuk sesegera mungkin melakukan rapat dengan dewan ketahanan pangan yang di ketuai oleh Bupati Belitung.

"Nah lahan cadangan ini juga, sekitar 700 hekyat tersebar di setiap kecamatan, maka nya itu cukup luas. Tapi ketika Perda LP2B itu selesai, baru berbicara lahan cadangan pangan lagi, kalau sudah ada lahan itu, itu yang harus betul-betul dilindungi jangan sampai beralih fungsi," ungkapnya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved