Breaking News:

Daftar 100 Negera Teraman dari Covid-19, Indonesia di Urutan 97, Fadli Zon: Ini Sungguh Mencemaskan

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, memberikan tanggapan terkait perkembangan pandemi virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Penulis: tidakada008 | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Fadli Zon dalam diskusi virtual bertajuk Menyoal RUU Tentang Pemilu dan Prospek Demokrasi Indonesia, Selasa (9/6/2020). 

"Pak @jokowi dari 100 Negara paling aman Covid-19, Indonesia ada di No. 97. Ini sungguh mencemaskan, artinya kita tak dianggap mampu menangani Covid-19," tulis Fadli Zon.

Daftar 100 Negara Paling Aman dari Covid-19

Dikutip dari Forbes, Jumat (5/6/2020), saat ini Swiss dinilai menjadi negara teraman di dunia dari Covid-19.

31 Orang Ditangkap Terkait Pengambilan Paksa Jenazah PDP di Makassar, Dijerat Pasal Berlapis

Sementara itu, Sudan Selatan menjadi negara paling berbahaya, dengan risiko penularan wabah penyakit baru ini yang sangat tinggi.

Negara lain seperti Amerika Serikat dengan jumlah kasus infeksi tertinggi di dunia menempati urutan ke-58, setelah Rumania, dan dua nomor sebelum Rusia.

Laporan ini berdasarkan 130 parameter kuantitatif juga kualitatif dan lebih dari 11.400 titik data dalam berbagai kategori seperti efektivitas karantina, pengawasan dan deteksi, kesiapan medis, juga efektivitas pemerintahan.

Hal yang menarik, di sana terdapat perubahan peringkat yang signifikan selama beberapa bulan pandemi.

Pada awalnya, negara-negara yang bereaksi cepat terhadap krisis dan memiliki persiapan penanganan yang ketat menempati peringkat tertinggi.

Namun saat ini, negara-negara dengan ketahanan ekonomi yang kuat lah yang menempati peringkat atas.

"Swiss dan Jerman meraih posisi ke-1 dan ke-2 di dalam riset kasus spesial baru ini, khususnya karena ekonomi mereka kuat. Selain itu juga dikarenakan kehati-hatian mereka dalam melonggarkan kuncian dan memberlakukan mandat pembekuan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan, tanpa mengorbankan kesehatan dan keselamatan masyarakat," tulis penelitian itu.

Pemerintah Iran Segera akan Eksekusi Mati Mata-mata yang Bantu Amerika Bunuh Jenderal Qasem

Halaman
123
Sumber: Tribun Ternate
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved