Breaking News:

Pemerintah Iran Segera akan Eksekusi Mati Mata-mata yang Bantu Amerika Bunuh Jenderal Qasem

Pemerintah Iranmengumumkan segera akan mengeksekusi mati Mahmoud Mousavi Majd, warga Iran, yang menjadi agen rahasia AS dan Israel.

Penulis: tidakada008 | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Twitter / ABACA via Daily Mirror
Mendiang Jenderal Qasem Soleimani. 

POSBELITUNG.CO -- Pemerintah Iran mengumumkan segera akan mengeksekusi mati Mahmoud Mousavi Majd, warga Iran, yang menjadi agen rahasia Amerika Serikat ( AS ) dan Israel.

Adapun Mahmoud Mousavi Majd dinyatakan terbukti membantu AS dalam operasi pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani.

Diketahui Mahmoud Mousavi Majd diputus bersalah menjadi agen rahasia untuk memata-matai militer mereka, terutama Pasukan Quds, cabang Garda Revolusi.

Menurut juru bicara departemen kehakiman Gholamhossein Esmaili, Majd dianggap memantau keberadaan dan pergerakan Jenderal Qasem Soleimani.

"Dia memantau demi sejumlah uang untuk Mossad Israel dan Badan Intelijen Pusat AS (CIA)," kata Esmaili dalam konferensi pers di televisi.

Pemerintah Tetap Batalkan Pemberangkatan Jemaah Meski Arab Saudi Buka Layanan Haji, Ini Alasannya

Dilansir AFP Selasa (9/6/2020), hukuman mati untuk Majd sudah diperkuat Mahkamah Agung Iran, di mana si mata-mata akan "dieksekusi secepatnya".

Qasem Soleimani, yang merupakan komandan Pasukan Quds, dibunuh AS pada 3 Januari ketika mobil yang ditumpanginya dihantam drone di Baghdad, Irak.

Kematian sang jenderal menimbulkan kemarahan Teheran, di mana mereka melancarkan serangan balasan yang menyasar dua pangkalan AS di Irak.

Pada Februari, Teheran juga memberikan hukuman mati bagi Amir Rahimpiour, yang dituduh menjual informasi program nuklir mereka ke AS.

Kemudian pada Desember 2019, mereka mengumumkan sudah menahan delapan orang yang dianggap berhubungan dengan intelijen AS.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved