Virus Corona di Belitung

Pertengahan Juni 2020 Diputuskan Ada Penerbangan Penumpang ke Belitung

Kini sudah diputuskan untuk penerbangan yang membawa penumpang dari Jakarta - Belitung akan dimulai pada pertengahan Juni 2020

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Dokumentasi Pos Belitung
Warga menunggu di pintu kedatangan dan Keberangkatan di Bandara Hanandjoeddin Belitung, Rabu (29/6/2016) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) sekaligus Ketua Umum Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Belitung, kini sudah memutuskan untuk penerbangan yang membawa penumpang dari Jakarta - Belitung akan dimulai pada pertengahanJuni 2020.

Keputusan tersebut sudah dibahas oleh Sanem dengan berbagai pimpinan manajemen maskapai di Belitung, Rabu (10/6/2020) di ruang rapat Bupati Belitung.

Namun untuk penerbangan ini tetap secara prosedur, penumpang harus melampirkan surat keterangan hasil rapid test yang berlaku selama tiga hari.

"Apabila wisatawan ini berada di Belitung selama 4 hari, maka untuk kembali lagi ke Jakarta dia harus rapid test lagi.

Tapi kalau hanya satu hari, berarti dia hanya menggunakan surat rapid test pertama saja," kata Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) kepada Posbelitung.co, rabu (10/6/2020).

Selama ini, memang ada simpang siur terkait situasi penerbangan tersebut lantaran banyak yang mengadu melalui media sosial (medsos) Facebook dan jalur pribadi.

"Etikanya adalah kalau pemerintah ini mengeluarkan kebijakan tetap ada lambang burung garuda dan cop pemerintah, itu saja.

Jadi sudah jelas, pertengahan bulan ini ada penerbangan dari Jakarta ke Belitung, kalau ada aduan apa-apa, ada salurannya melalui Besadu, jangan lewat Facebook atau ke personal," bebernya.

Pemerintah Belitung sudah berencana membuat surat dispensasi kepada maskapai penerbangan, sebagai dasar untuk melakukan penerbangan membawa penumpang setelah ada dasar surat edaran Gubernur Bangka Belitung.

"Termasuk nanti kami akan menempatkan tim kesehatan di Bandara untuk mengambil data penumpang dan kemana saja penumpang pesawat ini akan bepergian," bebernya.

Suasana rapat Pemerintah Belitung, rabu (10/6/2020) dengan manajemen Maskapai
Suasana rapat Pemerintah Belitung, rabu (10/6/2020) dengan manajemen Maskapai (posbelitung.co/Disa Ayandi)

Terapkan Protokol Kesehatan Penanganan Covid-19

Pemerintah Kabupaten Belitung, Rabu (10/6/2020) sudah melakukan rapat dengan manajemen maskapai di Negeri Laskar Pelangi seperti Garuda Indonesia, Lion Air Group, Sriwijaya Air, Nam Air dan Citilink. Rapat ini, terlaksana di ruang rapat Bupati Belitung.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem), didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Belitung H MZ Hendra Caya, Asisten I Bidang Pemerintahan Hermanto dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung Ubaidillah itu, membahas tentang pengangkutan penumpang.

Terutama untuk membawa penumpang dari Jakarta ke Belitung. Teknis pengangkutan penumpang tersebut, tetap menggunakan surat rapid test maksimal berlaku selama tiga hari dan khusus untuk penumpang wisatawan, tidak ada swaisolasi.

"Terkecuali yang pulang dari Jakarta ke Belitung atau untuk keperluan bekerja, swaisolasi di tempat masing - masing selama 14 hari. Kalau wisatawan wajib patuhi protokol kesehatan," ungkap Sanem kepada posbelitung.co, Rabu (10/6/2020).

Untuk penerbangan ini, Pemerintah Daerah sepenuhnya mengacu kepada Surat Edaran (SE) nomor : 550/0467/Dishub tentang pembatasan angkutan penumpang melalui penerbangan dan pelayaran selama masa darurat pandemi covid-19 menuju kenormalan baru di wilayah Provinsi Bangka Belitung.

"Jadi kami tetap mengacu ke itu semua, dan untuk maskapai satu maskapai satu kali terbang, jadi misalkan ada lima manajemen pesawat, sehari itu lima kali dan tetap harus dengan protokol kesehatan," jelasnya.

(posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved