Breaking News:

Mahasiswi Dipenjara Seumur Hidup, Terbukti Selundupkan 20 Kg Sabu-sabu dari Malaysia

Hukuman yang dijatuhkan oleh Hakim Pengadilan Negeri Nunukan, lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa sebelumnya yakni hukuman mati

Editor: Hendra

POSBELITUNG.CO, SAMARINDA,  – Terbukti menyelundupkan sabu-sabu seberat 20 kg seorang mahasiswi berinisial Es (22) di Nunukan, Kalimantaun Utara divonis hukuman penjara seumur hidup, Kamis (11/6/2020).

Hukuman yang dijatuhkan oleh Hakim Pengadilan Negeri Nunukan, lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa sebelumnya yakni hukuman mati.

“Kami selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut,” ungkap Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Nunukan, Andi Zaenal, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (11/6/2020).

Selanjutnya, JPU memiliki waktu tujuh hari untuk memutuskan menerima putusan hakim atau mengajukan banding.

Sebelumnya, JPU menuntut mahasiswi semester tiga salah satu perguruan tinggi Makassar itu, dengan dua pasal yakni Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 112 Ayat 2 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

Namun, menurut hakim, ES hanya terbukti melanggar satu pasal yakni Pasal 112 Ayat 2 UU Nomor 35/2009 dan menghukumnya seumur hidup.

Diberitakan sebelumnya, ES ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan, awal September 2019, karena membawa sabu berat 20 kilogram dari Tawau, Malaysia.

ES sudah jadi penyelundup narkoba sejak 2018.

Sejak itu, sudah empat kali ES menjemput sabu dalam jumlah besar dari Tawau, Malaysia, melalui jalur Nunukan dan membawanya menuju Parepare, Sulawesi Selatan.

Pertama, ES berhasil meloloskan sabu berat seberat 500 gram dengan upah kurir Rp 15 juta.

Kedua, sabu seberat 1 kilogram dengan upah Rp 20 juta.

Ketiga, sabu seberat 7 kilogram dengan upah Rp 30 juta dan

Keempat, terakhir 20 kilogram dengan upah Rp 90 juta tapi akhirnya ditangkap.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahasiswi Penyelundup 20 Kg Sabu dari Malaysia Dihukum Penjara Seumur Hidup", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved