Breaking News:

Ini Dia Rahasia Kesuksesan Petinju Legendaris Chris John Pertahankan Gelar Dunia 10 Kali Beruntun

Legenda tinju Indonesia, Chris 'Dragon' John yang sempat meraih juara kelas bulu WBA dan mempertahankan gelar selama 10 kali beruntun.

facebook/Joey De Richardo
Petinju Indonesia, Chris John memperlihatkan tato bergambar naga yang melingkat di punggungnya. 

POSBELITUNG.CO -- Legenda tinju Indonesia, Chris 'Dragon' John peraih juara kelas bulu WBA dan mempertahankan gelar selama 10 kali beruntun.

Saat berbincang dengan media secara virtual, Chris John berbagi tips agar dapat meraih prestasi.

Pria yang lahir di Banjarnegara 14 September 1979 itu mengatakan, semua orang dapat meraih prestasi asalkan apa yang ditekuni dijalankan dengan fokus dan memiliki semangat pantang menyerah.

"Benar, ketika itu saya mempertahankan gelar 10 kali berturut-turut. Tips dari saya, intinya kita harus fokus. Pada saat persiapan. Biasanya jelang bertarung di atas ring, kita ada persiapan selama dua bulan dan itu saya sudah ada di camp untuk menjalani persiapan untuk melakukan program latihan," ujarnya, saat bincang bersama media melalui virtual zoom, Kamis (11/6/2020).

Chris membeberkan bahwa program latihan yang terskema dengan baik cukup membantu dirinya lebih kuat dari segi fisik dan mental.

PT Ayam Geprek Benny Sujono, Pihak yang Digugat Ruben Onsu Sambut Baik Putusan MA

"Ini program latihan yang cukup baik. Pagi dan sore itu sangat bagus. Tidak terlalu diforsir. Siap secara keseluruhan tentunya," jelasnya.

Terkait perjalananya bisa menembus pertarungan internasional, Chris mengaku bahwa dirinya harus menempuh jalan panjang dengan bertarung di tingkat nasional, asia baru kemudian dunia.

Juara dunia super
Juara dunia super "champion" kelas bulu WBA kebanggaan Indonesia, Chris John melakukan pemanasan sebelum bertarung melawan sang penantang asal Jepang, Satoshi Hosono dalam perebutan gelar versi WBA di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Indonesia, Minggu (14/4/2013) Chris John berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu versi WBA yang sudah dikuasainya sejak 10 tahun lalu. Kini Chris John mengukir rekor bertanding 48-0-3 dengan 22 kali KO. (Bolanews/ARIEF BAGUS) (BOLA/Arief Bagus)

Menurutnya, dalam perjalanan karirnya yang paling berkesan adalah ketika dirinya harus bertarung dengan petinju nasional sekaligus pertarungan tersebut menjadi yang terberat.

"Kalau di nasional tahnun 1999 saya harus merebut gelar juara nasional melawan almarhum alfarizi itu sangat berkesan. Karena itu cukup berat saya semoat dipukul keras dibagian rahang. Tapi saya berusaha bangkit dan mengeluarkan seluruh kemampuan," jelasnya.

Kemudian di tingkat Asia, sebelum menapakkan kaki menuju ajang bergengsi dunia, Chris lagi-lagi harus berhadapan dengan rekan senegaranya dan itu berhasil dilalui dengan semangat dan kerja keras yang gigih.

Halaman
12
Penulis: tidakada008
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved