Breaking News:

Virus Corona di Belitung

UPDATE, Pernah Pulang Kampung, Hasil Rapid Test Reaktif, Tiga Pegawai Bank Diisolasi

Tiga orang perempuan asal Palembang, V (24), NA (19), dan PD (25) menjadi penghuni perdana tempat karantina khusus wanita

Penulis: Suharli | Editor: nurhayati
Ist/Diskominfo Beltim
Petugas sedang mempersiapkan ruang isolasi di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Belitung Timur. 

Dinkes Siapkan Ruangan Khusus Karantina Wanita

Dua ruangan di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Beltim disulap menjadi ruangan isolasi karantina khusus. Ruangan yang digunakan adalah ruang kerja Bidang Pengendalian Penduduk serta Bidang Keluarga Berencana dan Bidang Pelayanan Kesehatan.   

Ruangan-ruangan ini diperuntukan bagi ruangan khusus karantina OTG dan ODP wanita dan tenaga kesehatan. Sedangkan Stadion Beltim dikhususkan untuk karantina OTG dan ODP pria.

Kepala DKPPKB Kabupaten Beltim Yulhaidir mengatakan adanya tempat isolasi baru itu untuk memudahkan pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat yang sedang dikarantina. Selain itu juga untuk menjamin keamanan OTD dan ODP yang dikarantina.

“Kan dak mungkin kita campur karantina pria dan wanita. Makanya stadion khusus pria, di sini untuk wanita,” kata Yulhaidir kepada Diskominfo Beltim, Jum’at (12/6/20).

Yulhaidir yang didampingi Koordinator Karantina Hutri, menekankan bahwa pelayanan di Kantor DKPPKB tidak akan terganggu meski dua terpakai untuk karantina. Bahkan ia menjamin orang yang sedang dikarantina tidak akan bisa berinterakasi dengan pegawai DKPPKB.

“Jadi ada ruangan lain juga yang kita alihkan untuk tempat bekerja, selain itu beberapa pegawai kita ada yang sedang diisolasi serta menjalani WFH. Semuanya sudah kita atur, keamanan dan protocol kesehatan tetap kita jalankan,” jelas Yulhaidir.

Selain di Kantor DKPPKB, Puskesmas Dendang juga dijadikan tempat isolasi khusus untuk para pegawai Puskesmas Dendang. Setidaknya ada 10 orang pegawai Puskesmas saat ini tengah menjalani isolasi. 10 pegawai tersebut sebelumnya dinyatakan reaktif saat rapid tes.

“Untuk pelayanan kesehatan kita alihkan ke Puskesmas Simpang Pesak. Namun pelayanan tindakan UGD Puskesmas Dendang tetap berjalan, kawan-kawan yang non reaktif jadi relawan untuk membantu mereka standbye di rumah dinas,” kata Yulhaidir.

Saat ini setidaknya ada 18 orang yang di karantina di berbagai tempat di Kabupaten Beltim, seperti di Stadion, DKPPKB, Puskesmas Dendang, serta di depan Kantor Camat Dendang. (Posbelitung/Rilis/Suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved