Breaking News:

Mengenal Nasi Biryani, Makanan Kaya Rempah yang Satukan Masyarakat India, Pakistan dan Bangladesh

Nasi biryani tidak dimasak sembarangan. Nasi biryani biasanya dimasak untuk acara-acara khusus seperti pernikahan dan festival.

Editor: Novita
Sajian Sedap
Ilustrasi Nasi biryani 

"Bagian favorit saya dari Idul Fitri adalah makan biryani dengan semua sepupu saya."

“Hal terbaik tentang biryani adalah membagikannya,” kata Fariha Mehraj, 45 tahun, ibu rumah tangga yang tinggal di Islamabad, yang berbasis di Hong Kong.

“Itu membawa keluarga dan teman-teman lebih dekat. Resep [ibu] yang digunakan Ammi untuk biryani adalah tradisi keluarga dan diturunkan kepadanya dari nenek saya. Saya beruntung bisa belajar membuatnya darinya. ”

Sejarah biryani mencakup berabad-abad silam.

Hidangan ini mengalami perkembangan dari waktu ke waktu melalui unsur-unsur budaya yang berbeda.

Nasi biryani dikatakan berasal dari Persia.

"Kata 'biryani' berasal dari kata Persia 'berenj' yang berarti 'nasi' dan 'biryan' yang berarti 'menggoreng atau memanggang'," kata Tara Deshpande, 44 tahun, penulis beberapa buku tentang masakan India.

Beberapa percaya asal mula biryani terletak pada makanan yang disiapkan oleh suku-suku Turki di Asia Tengah, di mana memasak daging dan nasi bersama-sama dalam panci besar di atas api terbuka.

Menurut sejarawan makanan Lizzie Collingham, hidangan itu dikembangkan di dapur kerajaan Mughal, yang memerintah India dari abad ke-15 hingga ke-18.

Dalam satu kisah asal-usul, Mumtaz Mahal - permaisuri Mughal adalah inspirasi dari biryani.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved