Breaking News:

Mengenal Nasi Biryani, Makanan Kaya Rempah yang Satukan Masyarakat India, Pakistan dan Bangladesh

Nasi biryani tidak dimasak sembarangan. Nasi biryani biasanya dimasak untuk acara-acara khusus seperti pernikahan dan festival.

Editor: Novita
Sajian Sedap
Ilustrasi Nasi biryani 

Legenda mengatakan Mumtaz pernah mengunjungi barak tentara kerajaan, di mana ia menemukan para prajurit tampak kekurangan gizi.

Dia meminta dapur kerajaan untuk menyiapkan hidangan khusus yang menggabungkan daging dan nasi untuk memberikan makanan seimbang bagi pasukan.

Hasilnya adalah nasi biryani.

“Memasak biryani adalah bentuk seni,” kata Palash Mitra, 38 tahun, koki eksekutif di New Punjab Club yang berbintang Michelin dan Rajasthan Rifles, dua restoran populer yang menyajikan masakan India di Hong Kong.

Untuk menyiapkan biryani, teknik memasak yang disebut "dum pukht", dikatakan berasal dari Persia.

Dum berarti "menarik napas" dan pukht berarti "memasak".

Daging kambing direndam dalam pasta kental yogurt, bawang, bawang putih dan rempah-rempah, lalu direbus.

Nasi direbus secara terpisah.

Kedua bahan tersebut kemudian disusun berlapis-lapis dalam handi, panci tanah liat bundar dan berat, dan dimasak di atas api.

Panci tertutup rapat dengan lapisan adonan di sekitar tepinya yang mencegah uap keluar, memungkinkan daging yang mengepul melunak sekaligus memberi bumbu pada nasi, Mitra menjelaskan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved