Breaking News:

Cara Aman Gowes di Jalanan Kota saat Pandemi Virus Corona, Baca 9 Tips Ini

Banyak pesepeda yang berjejer mengayuh sepeda dengan tujuan berolahraga hingga refreshing di tengah jenuhnya aktivitas saatCovid-19.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/henry lopulalan
JALUR SEPEDA - Penguna sepeda melintas di jalur sepada di Jalan Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan Jumat,(19/6/2020). Jalur sepeda yang mengunakan jalur lambat jalan protokol yang bukan trotoar ini di jaga petugas Dishub pagi pukul 05.30-08.00 dan sore pukul 16.00-18.00. 

Saat mengendarai sepeda di jalan raya, bersikaplah seperti sedang mengendarai mobil.

“Sehingga kamu lebih mudah diprediksi oleh pengguna jalan lain,” saran Sydney Sotelo, koordinator pendidikan orang dewasa untuk Asosiasi Pembalap Sepeda Area Washington.

Cara Mudah Menyadap Whatsapp Tanpa Aplikasi Agar Tahu Kelakuan Pasangan Sehari-hari, Tak Pakai Ribet

Jangan berpindah jalur seenaknya, tetap perhatikan jarak aman dan memberikan tanda dengan tangan bila ingin berganti jalur.

Itu termasuk berhenti di lampu merah dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Sotelo merekomendasikan untuk berada di jarak aman yang juga bisa dilihat oleh pengendara lain, sehingga mereka bisa memprediksi arah gerakmu.

3. Ingat ada pandemi dan jaga jarak

Saat bersepeda dalam kelompok, selalu gunakan masker atau bandana sebagai penutup wajah dan membawa pembersih tangan.

4. Wajib pakai helm dan pelindung diri

Entah itu helm baru, lama, atau pinjaman, jangan bersepeda tanpa memakai helm atau pelindung lutut dan siku jika ingin bersepeda di gunung.

Cek juga apakah helm yang kamu kenakan pas dengan menempatkan lebih dari dua jari secara horizontal.

Yulia Fera, Sosok Wanita yang Tertulis dalam Bungkusan Pocong: Hidupnya Kumpul Sama Anak Punk

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved