Berita Belitung

Anak Di Bawah Umur 6 Tahun Tak Bisa Daftar Masuk, Ini Ketentuan PPDB SD

"Kalau SD wajib 7 tahun. Dilihat dari umur tertinggi lalu (penerimaan)diurutkan,baru dilihat berdasarkan zonasi yakni jarak rumah ke sekolah,"ujarnya

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Junaidi, Rabu (12/2/2020). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Junaidi, Senin (22/6/2020) mengatakan, pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) SD memang berbeda dengan jenjang SMP .

Pada SD, penerimaan peserta didik lebih diutamakan pada umur tertinggi.

"Kalau SD wajib 7 tahun. Dilihat dari umur tertinggi lalu (penerimaan) diurutkan, baru dilihat berdasarkan zonasi yakni jarak rumah ke sekolah," katanya.

Pada PPDB yang digelar daring ini, orang tua yang mendaftarkan anaknya yang berusia 5,5 tahun-6 tahun juga tidak bisa mengakses proses PPDB karena terlebih dahulu harus melampirkan atau mengunggah surat keterangan dari psikolog.

Selain itu, PPDB pada siswa SD hanya berdasarkan tiga jalur penerimaan.

Yakni afirmasi bagi siswa tidak mampu, zonasi atau berdasarkan jarak rumah ke sekolah, juga jalur mutasi atau perpindahan orang tua.

Pada jalur zonasi, orang tua harus menyiapkan dokumen yang akan diunggah ke website PPDB yakni ppdb.belitungkab.go.id.

Dokumen tersebut yakni scan kartu keluarga asli, scan surat psikolog asli jika anak berusia di bawah 6 tahun per 1 Juli.

Sementara siswa yang mendaftar pada jalur afirmasi harus dokumen yang sama dengan jalur zonasi, tapi dengan tambahan scan asli kartu KIP, PKH, KKS, atau SKTM dari Dinas Sosial. 

Sedangkan pada jalur mutasi dilengkapi surat keterangan pindah tugas orang tua dari instansi, dinas, atau perusahaan terkait.

Halaman
123
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved