Cangkang Telur Bisa Diubah Jadi Wadah Persemaian dan Kompos Lo! Begini Caranya

Apabila punya cangkang telur lebih baik jangan dibuang, karena bisa bermanfaat untuk produksi tanaman di rumah.

KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ilustrasi telur ayam 

“Kalau mau tumbuh tunas, atau sudah 2 minggu tumbuh itu bisa bisa aja dipindah, atau menunggu 4 daun sejati tumbuh nah itu juga bisa dipindah,” tambahnya.

Pemindahan benih yang sudah tumbuh tersebut berguna untuk merangsang agar tanaman cepat tumbuh besar.

Cangkang telur idealnya untuk menyemai benih atau biji-bijian saja. Tidak disarankan menanam rimpang jahe karena ruangnya tidak cukup.

“Yang ideal untuk menyemai benih dan bibit. Kalau jahe dan contoh bawang merah kan itu ditanamnya dengan rimpang dan siungnya, lalu ukurannya juga besar sehingga kurang ideal jika disemai dalam cangkang telur,” jelas Ara.

Kelebihan pakai cangkang telur

“Enaknya kalau pakai cangkang telur selain menambah nutrisi tambahan untuk tanan, jika ingin memindahkan ke pot tinggal dikubur saja ke dalam media tanamnya. Nantikan cangkang telurnya juga akan terurai,” papar wanita yang akrab disapa Ara itu.

Berbeda dengan polybag alias pot plastik yang harus dipisahkan dan tidak bisa dikubur langsung pada pot besar.

Cangkang telur juga bisa menjadi sumber pupuk organik bagi tanaman, jadi tidak masalah jika ikut dikubur.

Kulit telur juga berfungsi menaikkan ph tanah yang asam.

Keuntungan menyemai pada cangkang telur, selain mengandung sumber nutrisi yang dibutuhkan untuk tanaman, kita juga bisa memanfaatakan sampah organik dan mengolahnya menjadi wadah semai dan kompos.

Halaman
123
Editor: Novita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved