Breaking News:

Menteri India VK Singh Klaim 40 Tentara China Tewas Dalam Bentrokan di Perbatasan

Menteri India menyebut setidaknya 40 tentara China tewas dalam bentrokan dengan angkatan darat India di perbatasan kedua negara minggu lalu.

Penulis: tidakada009 | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
AFP/Tauseef Mustafa
Tentara India siaga di perbatasan dengan China. 

Lima puluh enam dari mereka yang terluka telah kembali bekerja.

India sudah mengadakan pemakaman 20 tentaranya yang meninggal dalam bentrokan fisik dengan militer China di perbatasan Senin (15/6/2020) lalu.

Upacara pemakaman Kamis (18/6/2020), berlangsung di tengah dua pimpinan negara sedang mencari jalan keluar untuk menghindari terulangnya bentrokan.

Pasukan India pun masih tetap siaga di lembah Galwan di wilayah Ladakh di Barat Himalaya tiga hari setelah bentrokan terjadi.

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar membahas mengenai persoalan ini bersama diplomat senior China, Wang Yi pada Rabu (17/6/2020) waktu setempat.

Hasilnya, dua belah pihak sepakat untuk tidak mengambil langkah apapun yang bisa semakin meningkatkan ketegangan.

India dan China sepakat untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di perbatasan.

Seorang pejabat India mengatakan perwira senior dari kedua belah pihak sedang mengadakan pembicaraan pada Kamis (18/6/2020) untuk meredakan ketegangan.

"Pembicaraan itu sedang berlangsung," kata pejabat itu, seperti dilansir Reuters.

Meskipun terjalin pembicaraan, Jaishankar dan Wang Yi saling menyalahkan atas bentrokanyang terjadi di perbatasan yang tercatat. paling mematikan sejak 1967.

Dua pejabat sama-sama menyerukan masing-masing untuk mengendalikan pasukan.

"Butuh waktu pihak China untuk menilai kembali tindakannya dan mengambil tindakan korektif," demikian Kementerian Luar NegeriIndia mengutip pernyataan Jaishankar yang diberitahu Wang.

Sementara diplomat China mengatakan India harus menghukum mereka yang bertanggung jawab atas konflik itu dan mengendalikan pasukan di garis depan, kata Kementerian Luar Negeri China.

Kelompok nasionalis garis keras yang memiliki ikatan dengan Partai Bharatiya Janata milik Perdana Menteri Narendra Modi telah meningkatkan seruan untuk memboikot barang-barang dan membatalkan kontrak dengan perusahaan China.

(*)

Artikel ini telah terbit di tribunnews.com dengan judul : Menteri India Klaim 40 Tentara China Tewas Dalam Bentrokan di Perbatasan

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved