Berita Belitung Timur

PPDB di Belitung Timur Tidak Ada Kendala, Saat ini Masih Tunggu Pengumuman

PPDB di Beltim masih didominasi dengan mengunakan cara Luring, dan hanya beberapa sekolah saja yang mengunakan During

Posbelitung/Suharli
Kepala Dinas pendidikan kabupaten Belitung Timur, Amrizal. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Kepala Dinas pendidikan kabupaten Belitung Timur, Amrizal memastikan tidak ada kendala selama proses (PPDB) dan masih proses menunggu pengumuman.

PPDB di Beltim masih didominasi dengan mengunakan cara Luring, dan hanya beberapa sekolah saja yang mengunakan During, namun juga tidak ditemukan adanya kendala.

Menurutnya PPDB di Beltimsudah tahap pengumuman, seperti SMP mulai hari ini sudah di umumkan peserta-peserta PPDB-nya.

Meskipun, menurutnya masih tidak menutup kemungkinan untuk anak-anak yang terlambat mendaftar karena covid, diberikan kesempatan mendaftar sampai tanggal 11 Juli akan datang.

"itu sudah semuanya berkas-berkasnya sudah harus masuk untuk PPDB pada 11 Juli. ini Alhamdulillah tidak ada permasalahan kami tetap mengacu ke zonasi, prestasi, afirmasi dan mutasi, " ujar Amrizal kepada posbelitung.co, Senin (22/6/2020)

Selanjutnya di masa pandemi ini Dindik nanti pada tahun ajaran baru itu di tanggal 13 juli 2020, Dindik Beltim tetap akan menganalisa, kalau Belitung Timur masih dalam zona hijau apakah kegiatan belajar mengajar tatap muka itu akan dilaksanakan.

"Gak mungkin lah sekolah-sekolah itu tidak pernah bertemu anak didiknya, nah jadi kami atur terutama untuk kelas-kelas yang baru, saya contohkan, misalkan kelas 1SD baru masuk, Paud atau TK yang baru masuk, kemudian SMP yang baru masuk.

Menurutnya nanti ada pertemuan anak didik dampingi orang tua, dengan standar prottokol covid, satu kali pertemuan untuk dilakukan sosialisasi.

"bentuknya masih kami rembuk gimana penerapaan, dan yang jelas anak-anak harus tahu sekolah. Tapi belum pembelajaran," ujarnyan

Terkait kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah Amrizal mengatakan Kesepakatan pertama Kemendikbud tentang protokol proses pembelajaran, tapi Dindik masih memastikan nanti ada izin orang tua, kemudian izin dari Gugas covid kabupaten juga, kemudian dibuat SOP-nya.

Dia berpendapat bila masih berada di zona hijau ada kemungkinan KBM disekolah bisa belangsung, namun bila zona merah tidak dapat dilaksanakan.

"Jadi kami sekarang sudah mempunyai standar SOP untuk kegiatan pembelajaran itu dan kami juga di ABT, akan mempersiapkan pengadaan alat-alat seperti termogun sekolah, alat cuci tangan, sprayer penyemprot disinfektan ke sekolah-sekolah, jadi akan ada sekolah-sekolah model, itu akan kami lengkapi dengan alat-alat itu nantinya," ujarnya.

"keselamatan anak itu yang utama, tapi kita gak mungkin keselamatan-keselamatan terus tapi kita tidak melaksanakan usaha, jadi kami harus berusaha juga gimana prototipe sekolah, supaya sekolah itu jalan kemudian anak sekolah itu juga jalan," imbuhnya. (posbelitung.co/suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved