Berita Belitung

Terkait Aksi di DAS Manggar, Ini Tanggapan Danramil Manggar

Inf Djoko Lelono mengatakan bersyukur bahwa aksi yang berjalan Sabtu (20/6/2020) lalu oleh aktivis dan nelayan berlangsung damai

posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Danramil Manggar Mayor Inf Djoko Lelono. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Danramil Manggar Mayor Inf Djoko Lelono mengatakan bersyukur bahwa aksi yang berjalan Sabtu (20/6/2020) lalu oleh aktivis dan nelayan berlangsung damai, aman, dan tidak anarkis.

Danramil mengatakan sudah menyampaikan ke peserta aksi bahwa harus melakukan aksi secara aman.

"Sebelumnya kami sudah menyampaikan ke pengunjuk rasa, masyarakat, dan LSM agar aksi dilaksanakan secara damai dan sesuai prosedur yang berlaku. Kita bersyukur aksinya berjalan kondusif," kata Mayor Inf Djoko kepada posbelitung.co, Senin (22/6/2020).

Lebih lanjut, ia menyayangkan kegiatan yang dilakukan penambang secara ilegal karena bisa merusak habitat laut dan sungai yang ada di DAS Manggar.

"Setiap kegiatan yang dilakukan ilegal pasti ada pro dan kontra. Terutama bagi masyarakat nelayan yang sehari-hari bekerja di kawasan itu. Mereka dirugikan atas aktivitas ini," katanya.

Danramil bilang pada dasarnya memang mereka mencari nafkah untuk keluarganya di rumah. Tapi jika sudah merusak lingkungan maka banyak yang akan dirugikan.

"Dalam hal ini ada yang dirugikan ada juga yang diuntungkan. Namun jika melihat dari kerusakan alam, saya pikir besar kerugian daripada manfaat yang diterima," ujarnya.

Lebih jauh Danramil menegaskan bahwa jajaran dan anggotanya tidak ada yang terlibat dalam aktivitas tambang rajuk ini. Dalam hal ini pihaknya hanya membina, memantau, dan meninjau kegiatan tersebut.

"Yang jelas kami sudah memberikan arahan dan imbauan kepada anggota jangan sampai terlibat di dalamnya. Tujuannya hanya melakukan pembinaan," tegasnya.

Terakhir ia berharap dengan adanya aksi tersebut, pemerintah bisa melakukan tindaklanjut terhadap hal ini. Karena jika dibiarkan, lanjut Danramil, akan meningkatkan resiko massa lebih besar dan berujung anarkis.

"Pemerintah daerah harus menindak lanjuti peristiwa ini. Ini harus diselesaikan dan dicarikan solusinya agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan jika terus dibiarkan. Soalnya ini menyangkut hajat hidup orang banyak," tutur Mayor Inf Djoko.

(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved