Breaking News:

Kisah Pemulung di Bantargebang, Pernah Temukan Dollar Hingga Emas di Tumpukan Sampah

Gunung sampah di Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, rupanya menyimpan harta karun bernilai seperti uang dollar atau emas.

Penulis: tidakada009 | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Ilustrasi 

"Kalau saya nyarinya sampah kertas-kertas, dikumpulin nanti dijual ke pengepul, sekilonya Rp600," ungkapnya.

15 Warga Cimahi Tolak Tes Swab, Tuduh dan Sebut Pemerintah Dapat Ratusan Juta dari Pasien Covid-19

Dalam sehari, Hamim rata-rata mampu mengumpulkan kurang lebih dua kwintal sampah kertas.

"Saya udah 8 tahun, istri juga kerjanya sama mulung juga, cuma dia lebih nyari ke sampah plastik kaya botol bekas minuman," ungkapnya.

Hidung Kebal Tanpa Masker

Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang Kota Bekasi merupakan surga bagi sejumlah pemulung mencari nafkah.

Mereka setiap hari berjibaku memilah sampah untuk ditukar menjadi rupiah.

TribunJakarta.com berkesempatan melihat langsung aktivitas parapemulung di TPST yang beralamat di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi pada, Selasa, (23/6/2020).

Lokasi paling banyak dijadikan pemulung berkumpul, berada di salah satu gunungan sampah aktif.

Untuk menuju ke sana, perlu berjalan kaki menanjak diantara gunungan sampah yang menjulang tinggi.

Jadwal Salat Hari Ini Rabu 24 Juni 2020 di Pulau Bangka dan Pulau Belitung Serta Lokasi Masjid

Akses jalan ke area ini merupakan permukaan beton yang dipenuhi sampah berserakan, truk-truk berisi sama berbaris menunggu antrian menurunkan sampah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved