Berita Belitung

Tiga Bulan Pedagang Tanjungpendam Tak Buka Warung, Harapkan Keringanan Sewa Tempat

Selama 3 bulan itulah pemilik warung di objek tersebut, Rimula, ikut terdampak. Usahanya tak berjalan hingga tak ada pemasukan.

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kegiatan sosialisasi new normal di tempat pertemuan Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Rabu (24/6/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sudah sekitar tiga bulan sejak objek wisata Pantai Tanjungpendam, Belitung ditutup.

Selama itulah pemilik warung di objek tersebut, Rimula, ikut terdampak.

Usahanya tak berjalan hingga tak ada pemasukan.

Sedangkan 8 tahun terakhir, itulah tempatnya mencari nafkah bagi keluarga.

"Penghasilan tidak ada karena mengharapkan sehari-hari dari berdagang dan tidak ada pekerjaan lain. Penghasilan kosong. Mudah-mudahan ini yang pertama dan terakhir," ujarnya selepas sosialisasi new normal di ruang pertemuan Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Rabu (24/6/2020).

"Dengan kejadian pekerjaan yang luar biasa, selama ini tidak memikirkan penghasilan gini, tidak mikir, karena anggapan besok ada lagi, karena buka tiap hari. Kalau seperti ini belajar dengan keadaan serba sedikit pun bisa," imbuh dia.

Menurutnya, ia menyambut baik jika pemerintah berencana membuka kembali objek wisata tersebut.

Yang terpenting, semua orang bisa sama-sama menjaga dan menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan.

Ia berharap, selanjutnya ada keringanan pembayaran sewa tempat karena tak beroperasinya tempat tersebut tiga bulan ini.

"Kami mengharapkan keringanan karena penghasilan selama tutup ini tidak ada, selama ini yang kami bayarkan itu kan dari hasil penjualan. Kalau ada penjualan ada hasil, itu yang kami bayarkan. Kalau ditutup, usaha kami tidak dapat bayar pajak tempat itu," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Jasagung Hariyadi menyebutkan bahwa sewa tersebut bukan merupakan kewenangan dinas tersebut.

Namun pihaknya akan mencoba membantu mengusulkannya.

"Nanti kami hanya bisa mengusulkan ke Bupati, yang jelas kalau penghapusan susah karena retribusi. Tapi kalau pengurangan mungkin, tapi itu kebijakan ada di Pak Bupati," sebutnya.(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved