Breaking News:

KPU Minta Tambahan Anggaran Rp 696 Miliar untuk Tahun 2021

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya meminta tambahan anggaran tahun 2021 sebesar Rp 696 miliar dengan pagu indikatif sebesar Rp 2 triliun.

kompas.com
Ketua KPU Arief Budiman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2019). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu meminta tambahan anggaran tahun 2021.

Permintaan ini disampaikan perwakilan lembaga tersebut dalam rapat kerja dengan Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya meminta tambahan anggaran tahun 2021 sebesar Rp 696 miliar dengan pagu indikatif sebesar Rp 2 triliun.

"Terhadap pagu anggaran indikatif KPU 2021, KPU mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 696," kata Arief.

Arief mengatakan, penambahan anggaran tersebut untuk pemenuhan belanja operasional pegawai, kantor, dan non-operasional. "Sehingga, diharapkan pagu anggaran KPU 2021 nantinya sebesar Rp 2,744 triliun," ujar dia.

Sementara itu, Abhan mengatakan, pihaknya meminta tambahan anggaran sebesar Rp 699 miliar dengan pagu indikatif 2021 sebesar Rp 1,1 triliun.

Menurut dia, tambahan anggaran itu dibutuhkan untuk menjalankan sejumlah program, seperti melakukan pengawasan pemilu di kabupaten provinsi hingga penanganan sengketa pemilu.

"Pengembangan dan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif, pengembangan lembaga Bawaslu di provinsi dan kabupaten kota, pembentukan pusat pendidikan pengawasan pemilu di pusat dan daerah 248 daerah," ujar dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPU dan Bawaslu Minta Tambahan Anggaran untuk Tahun 2021"

Editor: Tedja Pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved