Virus Corona di Bangka Belitung

Ingat Ini Masa Berlaku Hasil Rapid Test Terbaru, Jika Anda Mau Keluar Masuk Daerah

Masa berlaku surat keterangan non reaktif Covid-19 dari hasil rapid test, kini bertambah menjadi 14 hari.

BANGKA POS/RESHA JUHARI
ALAT RAPID TEST - Petugas medis menggunakan alat rapid test di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Rabu (8/4/2020). 

POSBELITUNG.CO--Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 9 Tahun 2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, masa berlaku surat keterangan non reaktif Covid-19 dari hasil rapid test, kini bertambah menjadi 14 hari. 

Penjelasan ini disampaikan Ketua Sekretariat Puskodalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa.

Dia mengatakan, pemberlakuan ini sendiri sudah berdasarkan pertimbangan mendalam dari Gugus Tugas Covid-19 Nasional.

Disebutkan Mikron, tentunya gugus tugas daerah akan tetap mengikuti dan menjalankan SE Nomor 9 Tahun 2020 tersebut.

Menurutnya, isi SE tertanggal 26 Juni 2020 ini, tidak terdapat adanya perubahan instruksi yang signifikan.

Melainkan, hanya sebatas perubahan masa berlaku surat keterangan non reaktif, rapid test.

"Hanya itu saja. Karena posisinya kan 14 hari ini kan masa karantina. Kalau kita lihat di SE, dasarnya tetap sama untuk memutus mata rantai Covid-19 ini," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, Sabtu (27/6/2020).

Diakuinya, penerapan SE sendiri, untuk di Bangka Belitung, tetap akan mengikuti aturan yang berlaku yakni, sejak diedarkannya SE tersebut, Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung akan menyesuaikan.

"Terhitung tanggal 26 (Juni) kemarin. Maka, bagi yang ikut rapid test untuk melakukan perjalan, masa berlakunya sudah 14 hari, dari 3 hari," terangnya.

Ilustrasi surat keterangan non reaktif
Ilustrasi surat keterangan non reaktif (Bangkapos.com/Ramandha)

Sementara itu, terkait masa berlaku surat keterangan bebas Covid-19 yang diperoleh dari hasil test PCR (swab), tetap mengacu pada aturan sebelumnya, yaitu berlaku 14 hari sejak hasil negatif keluar.

Mikron juga menegaskan, apabila kedepan terdapat hasil reaktif yang didapatkan dari masyarakat, tentunya akan ditangani lebih lanjut, sesuai dengan penerapan dan aturan gugus tugas.

"Seperti misalnya ada yang reaktif, ketika mereka melakukan rapid test, maka akan langsung diswab dan akan dikarantina kalau hasilnya positif (setelah swab)," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: nurhayati
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved