Lama Tak Berhubungan Intim Suami Istri Berdampak Terhadap Kesehatan

Puasa seks memicu perasaan haus akan sentuhan Berhubungan seks memiliki banyak manfaat kesehatan.

Penulis: tidakada007 | Editor: Khamelia
Kompas.com
Ilustrasi seks 

Dampak Lama Tidak Berhubungan Intim Bagi Pasangan Suami Istri, Diantaranya Jadi Kurang Sehat

POSBELITUNG.CO - Aktivitas hubungan intim bagi pasangan suami istri sebagai ritual wajib dilakukan untuk menjaga keharmonisan dalam berumah tangga

Pandemi membuat banyak aktivitas terganggu, salah satunya adalah soal berhubungan seks. Mereka yang tidak tinggal bersama pasangannya akan sulit melakukan aktivitas seksual, dan keintiman yang berkurang dapat memberi konsekuensi yang tidak terduga.

Tidak adanya hubungan seks atau sentuhan yang intim bisa lebih buruk daripada frustasi.

Tiga terapis seks dan psikolog menjelaskan konsekuensi yang mereka lihat pada orang yang tidak melakukan aktivitas seksual untuk jangka waktu lama, seperti dilansir Insider.

Menurut Dr Rachel Needle, psikolog dan co-director di Modern Sex Therapy Institutes, berhubungan seks dapat membawa manfaat positif bagi kesehatan fisik dan mental seseorang.

Seks membantu kita tidur lebih baik, mengurangi rasa sakit, menurunkan stres, mengurangi kecemasan dan depresi, serta banyak lagi.

Needle mengatakan, manfaat ini sangat penting sehingga orang yang tidak bisa berhubungan seks bisa tetap melakukan masturbasi dan mengalami orgasme.

"Orgasme melepaskan endorfin yang membantu mengurangi stres, setidaknya untuk sementara, dan mengarah pada perasaan positif yang membuat kita lebih bahagia," kata Needle.

"Bahkan jika kita tidak berhubungan seks dengan pasangan, temukan cara untuk tetap mengalami orgasme agar memperoleh manfaat kesehatan."

Puasa seks memicu perasaan haus akan sentuhan Berhubungan seks memiliki banyak manfaat kesehatan.

Sehingga jika kita tidak dapat melakukannya, ada konsekuensi yang akan kita hadapi.

Mereka yang berbulan-bulan tidak merasakan keintiman fisik akan haus akan sentuhan, yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan peningkatan tingkat depresi serta kecemasan.

"Ketika mereka yang ingin berhubungan seks mengalami kurangnya keintiman seksual, akan terjadi efek yang merusak kesehatan mental, emosional, dan fisik yang mengakibatkan berbagai gejala, perasaan terisolasi, rasa tidak aman, dan harga diri rendah." Begitu kata Dr. Dulcinea Pitagora, psikoterapis dan terapis seks di NYC, kepada Insider

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved