Berita Belitung Timur

Era New Normal Warga Mulai Datangi Tempat Wisata, Pantai Burong Mandi Diserbu Wisatawan

Minggu (28/6/2020) sore suasana di pantai mulai dikunjungi berbagai kalangan masyarakat meskioun belum seramai dulunya.

Posbelitung.co/Suharli
Suasana Pantai Burong Mandi sore hari saat akses tempat wisata di bukan kembali, Minggu (28/6/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Tempat Wisata pantai Burong Mandi yang berlokasi di Kecamatan Damar, Belitung Timur kembali dibuka setelah tutup sementara hampir empat bulan akibat pandemi covid 19.

Minggu (28/6/2020) sore suasana di pantai mulai dikunjungi berbagai kalangan masyarakat meskioun belum seramai dulunya.

Pantauan Posbelitung.co umumnya mereka datang berkunjung bersama rombongan keluarga guna menghabiskan waktu liburan.

Adanya wacana new normal (normal baru) membuat Pemerintah Desa Burong Mandi membuka kembali akses masuk ke Pantai Burong Mandi, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Upaya itu guna menjaga kesehatan baik wisatawan maupun warga lokal Desa Burung Mandi yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut.

PJ Kades Burong Mandi, Zulfan mengatakan pada kondisi new normal, ada suatu kebiasaan kebiasaan baru yang harus diterapkan yaitu dengan mengikuti protokoler kesehatan secara ketat.

"Bagi pemilik warung wajib menyiapkan wadah pencuci tangan atau hand sanitazer, masker dan Jaga Jarak tempat duduk. Khusus pengunjung yang masuk ke area pantai wajib menggunakan masker, dan bila tidak menggunakan masker, maka petugas jaga akan memberikan sanksi tidak diperbolehkan masuk," ujar Zulfan.

Menurutnya Hari ini (28/6) akses menuju Pantai Burong Mandi mulai dibuka, dan tidak dipungut biaya tiket alias gratis.

Tak hanya pantai, di Desa Burong Mandi juga terdapat dua kuil yang cukup dikenal dan sudah menjadi bagian dari destinasi wisata religi, yaitu Kuil Kuan Im dan Kuil Sunggukong.

Suasana pantai Burong Mandi sore hari saat akses tempat wisata di bukan kembali, Minggu (28/6/2020
Suasana pantai Burong Mandi sore hari saat akses tempat wisata di bukan kembali, Minggu (28/6/2020 (Posbelitung.co/Suharli)

Menanggapi dibukanya kembali objek wisata ini, Anggota DPRD Belitung Timur, Koko Haryanto menyampaikan bahwa dibukanya akses wisata ke Burong Mandi akan membangkitkan lagi kegiatan ekonomi khususnya bagi pedagang pantai yang sudah hampir empat bulan berhenti.

Dia berpendapat ditutupnya tempat wisata burung mandi sangat berdampak bagi pedagang karena tidak ada pendapatan sama sekali.

"Kita harus mengambil kesempatan ini, dengan membuka kembali tempat wisata tentunya harus disertai protokol kesehatan yang cukup ketat," ujarnya.

Koko mengatakan, terkait persoalan covid belum dapat diprediksi kapan akan berakhir, oleh Karene itu perlu dimulai tatanan baru agar perekonomian di desa dapat pulih kembali.

"Saya apresiasi atas langkah Desa dengan membuka kembali akses wisata karena kita tidak bisa prediksi situasi ini seperti apa nantinya, karena yang cukup terasa adalah dampak ekonominya yang lebih dominan," ujarnya.

Menurutnya, ada sekitar 80 persen warung yang sudah siap dibuka kembali, dengan menu andalan ikan
kerisi hasil tangkapan nelayan bekater Burong Mandi.

"Jadi tak hanya warung makan saja, tetapi nelayan tradisional bekater pun juga dapat imbas positif ketika tempat wisata Burong Mandi di buka kembali," ungkap Koko. (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved