Rolling Stones Ancam Seret Trump ke jalur Hukum Jika Terus Gunakan Lagunya untuk Kampanye

Perseteuan antara band Band legenderis Rolling Stones dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengemuka setelah mereka terlibat masalah

(www.rollingstone.com)
The Rolling Stones 

POSBELITUNG.CO--Perseteuan antara band Band legenderis Rolling Stones dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengemuka setelah mereka terlibat masalah sama pada 2016 silam.

Penyebabnya, Donald Trump menggunakan lagu-lagu dari Rolling Stones untuk kepentingan kampanyenya.

Pihak Rolling Stones pun terang-terangan mengaku keberatan lagu mereka digunakan untuk kampanye.

band tersebut bahkan mengambil langkah tegas untuk mencegah Presiden Donald Trump menggunakan lagu-lagunya saat kampanye.

Band asal Inggris itu memberi peringatan secara resmi setelah pihak Trump mengabaikan peringatan sebelumnya.

Rolling Stones mengumumkan bahwa tim hukum dan organisasi performing rights BMI telah mengirim surat resmi kepada tim kampanye Trump.

Dugaan Mengapa Penumpang Positif Covid-19 Bisa Masuk Pesawat Garuda dari Jakarta ke Sorong

Dalam surat itu, ada peringatan yang menyatakan jika tetap menggunakan lagu band tersebut, pihak Trump akan menghadapi tuntutan hukum.

“Atas nama Rolling Stones BMI sudah memperingatkan tim kampanye Trump bahwa penggunaan tanpa izin lagu mereka dinyatakan melanggar hak cipta,” kata pihak Rolling Stones, Sabtu (26/6/2020).

“Jika Donald Trump mengabaikan itu, dia akan menghadapi tuntutan hukum karena melanggar embargo dan memutar musik tanpa izin,” lanjut juru bicara Rolling Stones.

Rolling Stones sudah pernah memperingatkan pihak Trump tentang penggunaan lagu-lagunya.

Halaman
123
Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved