Berita Kriminalitas

Butuh Uang Buat Modal Usaha, Pria Ini Rela Jadi Kurir Sabu dengan Bayaran Rp 400 Ribu

Pria berisial IR (35) hanya bisa tertunduk dengan tangan terborgol di ruang penyidik Sat Narkoba Polres Belitung.

Pixabay
Ilustrasi Narkoba 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pria berisial IR (35) hanya bisa tertunduk dengan tangan terborgol di ruang penyidik Sat Narkoba Polres Belitung.

Ia bersama istrinya WK (37) diamankan polisi karena diduga hendak mengantarkan narkoba jenis sabu pada Jumat (26/6/2020) pekan lalu.

IR beralibi perbuatan itu dilakukannya baru pertama kali karena butuh uang untuk modal usahanya.

"Baru pertama kali ini, butuh modal buat usaha beli ambong. Saya cuman disuruh ngantar saja, satu bungkusnya dibayar Rp 100 ribu jadi semuanya Rp 400 ribu," ungkap IR saat ditemui posbelitung.co, Senin (28/6/2020).

Pasutri diperiksa jajaran Sat Narkoba Polres Belitung, Senin (29/6/2020).
Pasutri diperiksa jajaran Sat Narkoba Polres Belitung, Senin (29/6/2020). (posbelitung.co/Dede Suhendar)

Ia menceritakan pada Jumat pagi, dirinya ditelpon seseorang berinisal YG dari Pulau Bangka menawarkan mengantar sabu-sabu kepada seseorang yang belum disebut alamatnya.

Setelah IR menerima tawaran itu, ia kembali ditelpon dari orang yang tidak dikenal untuk mengambil narkoba di pinggir Jalan Jenderal Sudirman Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung dekat SMA Negeri 2 Tanjungpandan.

Nahasnya pada saat mengambil narkoba tersebut, IR justru mengajak istrinya yang minta diantarkan ke pasar.

Bahkan empat bungkus sabu seberat 3,50 gram itu disimpan dalam tas hitam istrinya dengan alasan kantong celananya robek.

"Dia (istri) tidak tahu kalau itu sabu. Dia mau diantar beli es batu di pasar karena kantong celana saya robek, jadi titip di tas istri," ungkapnya.

Ketika hendak berbalik arah, keduanya langsung dicegat anggota Sat Narkoba Polres Belitung.

Halaman
123
Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved