Berita Belitung

Iuran BPJS Kesehatan Naik Terhitung 1 Juli 2020, Ini Rinciannya

Di Perpes tersebut, terhitung mulai tanggal 1 Juli 2020, ada kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Terutama untuk mandiri, yang kategori kelas I dan II.

Pos Belitung/Disa Aryandi
Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) Senin (29/6) ketika melakukan penandatanganan kerja sama dengan Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung Diki Permana. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 64 tahun 2020, tentang perubahan kedua atas peraturan presiden nomor 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan.

Di Perpes tersebut, terhitung mulai tanggal 1 Juli 2020, ada kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Terutama untuk mandiri, yang kategori kelas I dan II.

Namun untuk kelas III tetap mendapatkan subsidi oleh Pemerintah.

Pada skema lama, iuran kelas I adalah sebesar Rp 80.000,- per bulan, kelas II Rp 51.000,- per bulan, serta kelas III Rp 25.500,-  (seharusnya Rp 35.000,-; tetapi sisanya di-subsidi Pemerintah)

"untuk kelas I kini menjadi Rp 150.000,- per bulan, dan kelas II menjadi Rp 100.000,- per bulan. Untuk kelas III ini, tetap subsidi itu sisanya ditanggung oleh Pemerintah Pusat, Rp 16.500,- per bulan per jiwa yang dibayarkan Pemerintah," kata Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung Diki Permana kepada Posbelitung.co, Senin (29/6/2020).

Secara keseluruhan, kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Belitung sekarang ini sudah mencapai 95,36 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Belitung.

Lakukan Adendum

Diberitakan sebelumnya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Belitung dan Pemerintah Kabupaten Belitung, Senin (29/6/2020) melakukan penandatanganan adendum perjanjian kerjasama.

Penandatanganan tentang penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional bagi penduduk Kabupaten Belitung dalam rangka Universal Health Coverage itu dilakukan oleh Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) dan Kepala Cabang BPJS Kabupaten Belitung Diki Permana.

Pelaksanaan penandatanganan kerja sama yang terlaksana di ruang rapat Bupati Belitung tersebut sebagai bentuk penerapan peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia nomor 64 tahun 2019, terkiat dengan perubahan Perpres sebelumnya.

"Ini karena ada perubahan segemen BPJS mandiri dan berbentuk iuran, karena untuk iuran ini per tanggal 1 Juli akan mengalami perubahan, khusus yang di subsidi oleh Pemerintah," ungkap Kepala BPJS Kabupaten Belitung Diki Permana kepada posbelitung.co, senin (29/6/2020).

Kegiatan penandatanganan kerjasama ini disaksikan oleh Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung H MZ Hendra Caya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved