Berita Belitung Timur

Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah, Pemkab Beltim Terapkan Aplikasi Web Service Host to Host

Haryanto mengatakan per hari ini Senin (29/6/2020) web service host to host sudah mulai efektif.

Posbelitung.co/Suharli
Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Belitung Timur, Haryanto 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Belitung Timur, Haryanto mengatakan per hari ini Senin (29/6/2020) web service host to host sudah mulai efektif.

Web service host to host merupakan aplikasi layanan bagi masyarakat terkait Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) guna pengurusan sertifikat tanah.

"Aplikasi untuk menjembatani BPKPD dengan BPN. Jadi misal ada warga yang sudah lunas BPHTB, dapat terpantau BPN melalui aplikasi ini, biasanya kan untuk syarat membuat sertifikat kan harus ada bukti, jadi warga juga tidak perlu bolak balik ke kantor kami dan BPN karena sudah terpantau di aplikasi bila sudah lunas BPHTB,"  jelas Haryanto saat ditemui Posbelitung.co.

Haryanto mengatakan selama ini karena proses cek dan riceknya secara manual sehingga membutuhkan waktu lama. Adanya aplikasi ini lebih juga lebih memudah BPN karena semuanya mengunakan sistem.

"Memang belum banyak masyarakat yang mengatahui, karena tidak adanya launching peresmian aplikasi ini. Tapi setidaknya ada aplikasi ini juga lebih memudahkan pengurusam sertifikat," ujarnya.

Pengunaan BPHTB di Belitung Timur, menurutnya karena masyarakat melakukan jual beli tanah.

Sedangkan untuk pembayaran PPHTB diakui Haryanto pada tahun 2020 sampai dengan bulan Mei ada penurunan, akibat adanya pandemi covid-19.

Selain itu target capaian semula Rp 2.5 Miliar setelah adanya RAPBD 2020 perubahan ke II menjadi Rp 600 juta, sedangkan capaian PPHTB per Bulan Mei 2020 sekitar Rp 351.926.405,-.

"Saat ini belum terpenuhi. Untuk mengejar target satu diantara kebijakan, yakbi adanya perubahan Perbub nomor 56 yang mana pada Perbub Nomor 56 itu yang mengikuti program PTSL sekalipun d iatas hektar masih dibebaskan pajaknya, setelah adanya perubahan tidak diberikan pembebasan tapi diberikan pengurangan beberapa persen. Jadi itu mungkin kiat kami untuk meningkatkan PPHTB," harap Haryanto. (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved