Berita Pangkalpinang

Realisasi Pajak Galian C Hingga Mei 2020 Baru Mencapai Rp 19 Miliar, Target Diturunkan Jadi Rp 35 M

Galian C (mineral bukan logam dan batuan) merupakan penyumbang pajak paling besar di Kabupaten Belitung Timur yakni 70 persen.

Posbelitung.co/Suharli
Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Belitung Timur, Haryanto 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Galian C (mineral bukan logam dan batuan) merupakan penyumbang pajak paling besar di Kabupaten Belitung Timur yakni 70 persen.

Adanya pandemi covid berdampak besar hingga berapa perusahaan pasir harus berhenti operasi.

Setiap tahunnya target pajak dari galian C selalu terpenuhi, hal ini juga dikhawatirkan dapat menurukan
PAD Kabupaten Belitung Timur.

"Sekitar bulan Maret-April 2020 lalu, dari semula ada sekitar 19 perusahaan pasir yang beroperasi kini hanya ada 16 perusahaan saja yang beroperasi, itu menurut laporan yang dilaporkan ke DPRD Beltim bebeeapa waktu lalu" jelas Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Belitung Timur, Haryanto, saat ditemui Posbelitung.com,  Selasa, (29/6/2020) di kantornya.

Perusahaan pasir pun mengalami pengurangan produksi, menurut Haryanto penurunan produksi perusahaan-perusahan penghasil galian C pun sangat signifikan.

"Ada juga perusahaan cadangannya sudah habis, belum lagi kebijakan pelabuhan khusus juga menadi kendala bagi mereka, hanya saja kami tidak mencampuri itu, itu kebijakan dari mereka," kata Haryanto.

Haryanto menjelaskan beberapa perusahaan memang beroprasi namun ditengah pandemi ini namun tidak visa maksimal. Hal itu karena pembeli juga tidak ada dan tidak berani mengirim produk galian C.

Terkait sebagai penyumbang pajak terbesar di Kabupaten Belitung Timur, Haryanto menyampaikan di tengah pandemi ada perubahan target pajak dari semula.

"Realisasi sampai dengan bulan Mei itu baru sekitar Rp 19 miliar, dari target setelah adanya RAPBD 2020 perubahan ke II menjadi Rp Rp 35 miliar, sedangkan target semula sebelum adanya pandemi senil Rp 61 miliar," jelasnya.

Haryanto mengatakan, untuk tahun ini bisa mencapai target pun sudah alhamdulilah, dia juga mengakui kondisi perekonomian secara umum berdampak pada usaha perusahaan-perusahaan tersebut.

"Galian C ini andalan utama dari pajak daerah, yakni sebesar 70 persen. Harapan kami perekonomian membaik, pembeli prodak juga stabil dan meningkat perusahaan-persahaan juga bisa berputar lagi," harapnya (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved