Berita Kriminalitas

Tiga Penjual Arak Puluhan Liter dari Membalong Divonis Denda

Berdasarkan putusan hakim, terdakwa Hairudin divonis denda sebesar Rp 3 juta subsider kurungan dua bulan penjara.

posbelitung.co/Dede Suhendar
Jajaran Satpol PP Kabupaten Belitung memasuki ruang sidang PN Tanjungpandan, Senin (29/6/2020). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Jajaran Satpol PP Kabupaten Belitung kembali mengajukan sidang tindak pidana ringan (tipiring) perkara penjualan minol tanpa izin di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Senin (29/6/2020).

Kali ini hakim tunggal Andhika Batara Syahrial mengadili tiga orang terdakwa yang dituntut oleh penutut dari PPNS Satpol PP Kabupaten Belitung.

Berdasarkan putusan hakim, terdakwa Hairudin divonis denda sebesar Rp 3 juta subsider kurungan dua bulan penjara.

Sedangkan terdakwa Muhari dan Suhardi divonis denda sebesar Rp 1 juta subsider kurungan satu bulan penjara.

"Terdakwa dinyatakan bersalah melanggar Perda Kabupaten Belitung Nomor 5 Tahun 2014 pasal 41 tentang ketertiban umum," ujar Humas PN Tanjungpandan Rino Adrian Wigunadi.

Sebelumnya tiga terdakwa kedapatan menjual minol jenis arak tanpa ijin di daerah Kecamatan Membalong dari giat patroli rutin Satpol PP Kabupaten Belitung pada Selasa (23/6/2020) pekan lalu.

Alhasil, dari tangan Muhari petugas mengamankan satu jerikan arak ukuran 20 liter dan 11 kampil arak siap jual yang berlokasi di Desa Lassar.

Lalu dari Suhardi petugas mengamankan satu jeriken arak ukuran 20 liter dan 25 kampil arak siap jual di daerah Air Batu, Desa Lassar.

Terakhir, Hairudin petugas menyita 12 jeriken arak ukuran 20 liter dan 47 kampil arak siap jual di Desa Membalong.

Berdasarkan putusan pengadilan, semua barang bukti akan dimusnahkan.

(posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved