Berita Belitung Timur

Kades Mentawak Sebut Kampung Tegep Mandiri Bukan Euphoria Sesaat

Kepala Desa Mentawak Kelapa Kampit Dairobi mengatakan pendirian Kampung Tegep Mandiri di desanya bukan sekedar untuk mengikuti lomba.

Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo bersama Camat Kampit Syahril dan Kepala Desa Senyubuk Annasrul Hakim meninjau Kampung Tegep Mandiri dan Geowisata Nam Salu di Desa Senyubuk, Selasa (30/6/2020) 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Kepala Desa Mentawak Kelapa Kampit Dairobi mengatakan pendirian Kampung Tegep Mandiri di desanya bukan sekedar untuk mengikuti lomba.

Ia ingin bahwa program ini menjadi gaya hidup dan dibiasakan oleh masyarakat di desanya.

"Ini bencana global tidak bisa dianggap kecil. Pemerintah desa bersama bhabin dan bhabinsa mengedukasi masyarakat yang tidak biasa menjadi biasa menerapkan protokol kesehatan," kata Dairobi kepada Posbelitung.co, Selasa (30/6/2020).

Ia mengatakan pemdes tidak main-main dalam mengatasi persoalan ini. Karena wilayah desanya termasuk dalam desa pemerintahan kecamatan yang mana di dalamnya ada sekolah-sekolah dan kantor-kantor.

"Kampung Tegep Mandiri ini bukan sekadar euphoria sesaat. Memang tidak mudah menyadarkan masyarakat tapi jika sudah dibiasakan saya yakin dengan sendirinya melaksanakan protokol kesehatan. Mari sama-sama berantas dari bawah penyebaran virusnya," kata Dairobi.

Dari pantauan posbelitung.co selama 20 menit, ada beberapa pengendara yang ingin masuk tapi tidak bermasker. Mereka tidak diijznkan untuk masuk sampai mereka memakai masker.

"Jika bandel kami sudah sediakan sanksi sosial, yakni menyapu, memotong rumput, sampai memungut sampah. Biar ada efek jera dan sadar bahwa memakai masker disaat sekarang ini sangat penting untuk kesehatannya dan juga kesehatan orang lain," tegas Dairobi.

Sementara itu, Kepala Desa Senyubuk Annasrul Hakim mengatakan pihaknya bersama masyarakat saling berperan dalam menyiapkan Kampung Tegep Mandiri di desanya.

Ia mengaku sering memberi arahan dan sosialisasi pada tempat-tempat makan, ruang publik, dan tempat keramaian di wilayahnya agar selalu terapkan protokol kesehatan.

"Kami juga sudah menyiapkan program ketahanan pangan, seperti menanam singkong, ubi, sampai beternak ayam petelur. Jadi insyaallaah dalam masa pandemi ini ketahanan pangan kita bisa tercukupi," kata Annasrul.

Halaman
12
Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved