Lobster hingga Sushi, Deretan Makanan yang Pernah Dianggap Murahan Kini Jadi Santapan Mewah

Namun, tahukah kamu jika dulunya beberapa makanan mahal dan mewah tersebut justru dianggap sebagai makanan murahan?

Editor: Novita
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Ilustrasi lobster 

Dahulu masyarakat menganggap kentang sebagai tumbuhan ilegal yang beracun, bahkan orang miskin pun menolak untuk mengonsumsinya.

Keadaan berubah ketika seorang perwira militer Spanyol, Antoine Auguste menuliskan tentang manfaat kentang jika dikonsumsi sebagai makanan pokok.

Semenjak itulah masyarakat mulai menerima keberadaan kentang hingga menjadikan kentang dalam beragam olahan.

3. Sushi

Sushi pertama kali dibuat oleh orang Tiongkok bukan orang Jepang.

Pada awalnya sushi bukanlah makanan melainkan teknik pengawetan alami agar makanan tetap segar.

Orang Tiongkok menggunakan beras yang difermentasi untuk menyimpan ikan agar tetap segar.

Nah baru pada abad ke-17, orang Jepang mulai memakan ikan ini dengan dicampur cuka beserta varian isi lainnya.

Dan sekarang sushi menjadi makanan yang memiliki harga mahal dan dianggap mewah.

4. Tiram

Di abad ke-19, tiram menjadi makanan orang miskin di Inggris, di mana makanan ini hanya diberikan kepada tunawisma, santapan para narapidana, serta masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi.

Dan di akhir abad ke-19, banyak tiram yang mati karena pencemaran saluran air di Inggris yang menjadikannya makanan langka dan hanya bisa dimakan oleh orang kaya.

5. Pizza

Dulu di Italia, pizza hanya dikonsumsi oleh orang-orang yang kurang secara ekonomi, bahkan keluarga anggota kerajaan pun dilarang untuk makan pizza.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved