Virus Corona di Belitung

Segera Coklit, Penyelengara Pilkada Belitung Timur 2020 Belum Rapid Test

Di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan tahapan Pilkada serentak 2020 harus mengutamakan protokol kesehatan.

Posbelitung.co/Suharli
Ketua KPU Belitung Timur, Rizal 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Tahapan coklit Pilkada Kabupaten Belitung Timur 2020 akan berlangsung pada pertengahan Juli 2020 akan datang.

Di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan tahapan Pilkada serentak 2020 harus mengutamakan protokol kesehatan.

Sebelum penyelenggara Pilkada Beltim 2020, KPU Beltim maupun Bawaslu turun lapangan melaksanakan tugas mereka bersama jajarannya dianjurkan untuk melakukan rapid test guna mengetahui kondisi kesehatan mereka dan masyarakat tidak was-was ketika mereka menjalankan tugasnya.

Ketua KPU Belitung Timur, Rizal saat ditemui di kantornya mengatakan KPU Beltim sudah bersurat kepada Bupati Beltim dan gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid 19 Kabupaten Beltim terkait permintaan atau mengajukan permohonan kepada Pemerintah Daerah untuk melaksanakan rapid test kepada KPU Beltim dan seluruh jajarannya.

"Nah rapid test ini penting dengan tujuan yang pertama, kami KPU ingin memastikan sebelum kita melaksanakan tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) yang akan di laksanakan pada tanggal 15 juli 2020, kita harus dulu memastikan KPU dan jajarannya karena apa, karena KPU dan jajarannya akan turun ke lapangan menemui warga masyarakat menemui pemilih untuk dilakukan coklit dalam tahapan pemutakhiran data pemilih, itu pertama memastikan," ujarnya.

"Kedua, kami ingin menjaga masyarakat para pemilih ini, agar tidak ragu-ragu menerima kami, rapid test terhadap seluruh KPU dan jajarannya nah termasuk anggota PPDP di setiap TPS ini penting dalam menjaga kesehatan penyelenggara dan masyarakat," imbuhnya.

Menurut Rizal, KPU Beltim sudah menjajaki dengan menyusun program anggaran untuk pemenuhan rapid test, tapi untuk menuju tanggal 15 juli itu sudah tidak di mungkinkan untuk mengadakan rapid test dak memungkinkan karena hanya 15 hari kerja.

"Oleh karena itu kami meminta bantuan dari pemerintah daerah untuk pelaksanaan rapid test," ucapnya.

Mengingat masa pandemi di pulau Belitung sudah sudah hampir empat bulan, KPU Beltim berkeyakinan pemerintah sudah ada fasilitas rapid test. KPU Beltim berharap Pemerintah daerah dapat memfasilitasi rapid test.

"Ini kan agenda nasional yang akan kami laksanakan dan kami pun menyuratinya dengan pertimbangan dasar-dasar yang jelas ada peraturan menteri dalam negeri nomor 41, ada surat edaran Mendagri nomor 900, ada surat KPU nomor 488 dan itu jelas bahwa kami di minta untuk ke pemerintah daerah untuk memfasilitasi KPU dan Jajarannya untuk rapid test," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved