Breaking News:

Berita Belitung

Layanan Nikah Dibuka Lagi, Ngapain Nikah Siri Kalau Nanti Bisa Alami Kerugian Ini

Ketika layanan nikah sudah dibuka, pelaksanaannya tetap harus mengikuti protokol kesehatan.Terutama bagi pasangan calon pengantin (catin).

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Hendra
freepik.com
Ilustrasi menikah 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kasi Binmas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung Tibroni mengatakan meski sempat ditutup, pelayanan nikah sudah dibuka kembali.

Makanya banyak masyarakat yang mengantre, bahkan di Tanjungpandan saja sudah lebih dari 60 pasangan yang antre.

Hingga ada juga yang berkeinginan nikah siri.

"Ada juga yang berkeinginan nikah siri, tapi kami berikan penjelasan bahwa nikah siri itu bukan hanya merugikan kedua belah pihak, tapi semuanya," ujarnya, Minggu (5/7/2020)

"Buat calon anaknya nanti secara legalitas akan susah mendapatkan identitas diri dari keluarga. Makanya kami sangat tidak mengharapkan dan mencegah terjadinya pernikahan siri," imbuh Tibroni.

Ketika layanan nikah sudah dibuka, pelaksanaannya tetap harus mengikuti protokol kesehatan.

Terutama bagi pasangan calon pengantin (catin).

Standar protokoler pada pelaksanaan nikah ini seperti menggunakan masker bahkan sarung tangan, cuci tangan, dan prosesi pernikahan tidak boleh berlama-lama.

Bahkan kalau bisa pelaksanaannya dilakukan di tempat terbuka atau membatasi kapasitas orang jika dilakukan di dalam ruangan yakni maksimal 8-10 orang dalam satu peristiwa.

"Mudah-mudahan pelayanan nikah dan pelayanan lainnya di Kementerian Agama, khususnya di KUA tidak akan mengalami kendala," ujar dia.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved