Breaking News:

Tersangka Pencemaran Nama Baik Pendiri Kaskus, Jack Lapian Minta Maaf dan Lempar Tanggung Jawab

Jack memohon maaf kepada Andrew Darwis dan pihak terkait atas semua yang dilakukannya hingga merugikan nama baik Andrew Darwis.

wartakota
Jack Boyd Lapian dan Titi Sumawijaya Empel usai menanyakan perkembangan kasus yang dilaporkannya di Polda Metro Jaya, November 2019 lalu. 

POSBELITUNG.CO--Salah satu tersangka kasus pencemaran nama baik pendiri kaskus Andrew Darwis, yakni Jack Boyd Lapian (JBL) mengaku bahwa tidak ada niat dirinya mencemarkan nama baik Andrew Darwis.

Karenanya Jack memohon maaf kepada Andrew Darwis dan pihak terkait atas semua yang dilakukannya hingga merugikan nama baik Andrew Darwis.

Menurut Jack apa yang dilakukannya hingga dianggap mencemarkan nama baik Andrew Darwis, adalah atas keinginan dan atas perintah Titi Sumawijaya Empel (TSE), yang menjadi kliennya saat itu.

Dalam kasus ini Titi juga ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik Andrew Darwis.

"Saya tidak memiliki niat untuk mencemarkan nama baik Andrew Darwis dan memohon maaf kepada Andrew Darwis dan semua pihak terkait. Sebab sama sekali tidak ada niat dari saya pribadi mencemarkan nama baik Andrew Darwis," ujar Jack Boyd Lapian, dalam keterangan tertulisnya kepada Warta Kota, Minggu (5/7/2020).

Semua yang ia lakukan saat itu, kata Jack, baik dalam mengundang liputan media berikut isi narasi yang disebarkan, semuanya berasal dari Titi Sumawijaya Empel (TSE).

"Titi Sumawijaya yang menyuruh saya saat itu ketika masih menjadi tim kuasanya. Jadi baik konsep dan narasi serta menyebarkan isi WA khusus ke rekan-rekan media dari saya adalah berdasarkan keinginannya," kata Jack.

Sebab katanya hal itu diduga karena Titi tidak puas atas pokok perkaranya yang ditangani oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dimana Andrew Darwis hanya dijadikan saksi atas tersangka Susanto (almarhum).

"Jadi ini murni saya yang diperintahkan sesuai kemauan mantan klien, yakni tersangka TSE," katanya.

Bahkan Jack mengaku telah melaporkan mantan kliennya Titi Sumawijaya ke Ditreskrimsus Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan Pasal 378 KUHP pada tanggal 1 Juni 2020 lalu.

Halaman
1234
Editor: khamelia
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved