Breaking News:

Berita Belitung Timur

Pengguna Knalpot Racing Dirazia, Tapi Tokonya Tidak, Ini Penjelasan Kasatlantas Polres Beltim

Yang dipertanyakan masyarakat kenapa hanya pengguna knalpot racingnya saja yang ditertibkan, bukan langsung ke toko yang menjual knalpotnya.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Hendra
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Belasan motor yang sudah ditilang polisi karena memakai knalpot racing dalam tiga hari terakhir. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNGTIMUR - Satlantas Polres Belitung Timur tengah gencar menertibkan knalpot racing di tengah masyarakat.

Banyak warga yang mengeluhkan suara bising dari knalpot tersebut.

Dari Juni sampai hari ini sudah lebih dari 100 knalpot racing yang sudah diamankan oleh Satlantas Polres Beltim.

Masyarakat mengapresiasi penertiban ini. Namun yang dipertanyakan kenapa hanya pengguna knalpot racingnya saja yang ditertibkan, bukan langsung ke toko yang menjual knalpotnya.

Kasatlantas Polres Beltim AKP Nicodemus Brahmana menanggapi hal tersebut.

Menurutnya, pihaknya tidak ada wewenang untuk menindak atau menilang toko yang menjual knalpot racing karena kalau di toko knalpotnya belum terpasang.

"Kalau toko bukan kewenangan kita. Tidak mungkin kita mau menilang toko kan. Intinya setiap kendaraan harus sesuai spesifikasi bawaan dari pabrik. Di luar dari itu kita akan lakukan penilangan, kecuali dalam beberapa hal," kata AKP Nico kepada posbelitung.co, Senin (6/7/2020).

Beberapa hal yang dimaksud yakni pemakaian knalpot racing dengan tujuan event tertentu, keperluan olahraga, hobi, ataupun kontes motor dalam konteks resmi.

Dalam pelaksanaannya pun, lanjut AKP Nico, harus sesuai dengan lokasi dan peruntukkannya.

"Tapi kalau sudah digunakan sehari-hari di jalan raya yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat sudah beda ceritanya. Langsung kami tilang, tidak ada tegur-tegur lagi. Sudah berjalan dari Jumat kemarin sampai hari ini sudah ada belasan motor dengan knalpot racing yang sudah kami tilang. Tidak ada kompromi," tegasnya.

Kasatlantas terus mengimbau agar knalpot racing tidak lagi dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari apalagi di jalan raya.

Mereka yang kedapatan memakai knalpot racing akan ditilang dan motornya langsung dibawa ke kantor polisi.

Setelah pemilik menyelesaikan urusan tilangnya barulah motor bisa diambil kembali dengan sudah membawa knalpot yang benar.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved