Kemendikbud Tegaskan Pembelajaran Jarak Jauh Permanen Tidak Sepenuhnya Online!
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Iwan Syahril menegaskan bahwa konsep pembelajaran jarak jauh (PJJ) permanen
POSBELITUNG.CO -- Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Iwan Syahril menegaskan bahwa konsep pembelajaran jarak jauh (PJJ) permanen tidak sepenuhnya dilakukan secara daring atau online.
Hal tersebut disampaikan Iwan dalam Bincang Sore Kemendik budsecara daring, Senin (6/7/2020).
Adapun menurut Iwan, persepsi mengenai konsep pembelajaran jarak jauh permanen ini harus diklarifikasi.
"Pemaknaan tentang PJJ permanen ini seolah-olah PJJ-nya permanen, full dalam artian seluruhnya online learning, itu yang perlu diklarifikasi," ujar Iwan.
Iwan mengatakan penerapan sistem pembelajaran jarak jauh permanen ini akan diterapkan secara fleksibel dengan melihat kemampuan sekolah.
• Janji Dinikahi, Wanita di Palembang Ini Ditipu Calon Suami, Padahal Sudah Bayar DP untuk Keperluan
Proporsi antara pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dan tatap muka dapat berbeda antara satu sekolah dengan lainnya.
"Itu bukan permanen, itu juga bisa digradasi, 10 persen online, 90 persen tatap muka, bisa sebaliknya, itu tergantung sekolah. Seperti flip learning gitu," kata Iwan.
Menurut Iwan, kondisi pandemi saat ini membuat seluruh pihak menyadari bahwa pemanfaatan teknologi dapat sangat membantu dalam pembelajaran.
"Yang terpenting kita tahu bahwa dengan menggunakan teknologi, pembelajaran bisa menjadi lebih baik," ucap Iwan.
Seperti diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim membuka wacana mempermanenkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) meski pandemi Covid-19 telah berakhir.
"Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model," kata Nadiem saat rapat dengan Komisi X DPR secara virtual, Jakarta, Kamis (2/7/2020).
Nadiem mengaku telah membuat satu tim khusus untuk memaksimalkan sistem PJJ.
• Teganya sang Kakak Perkosa Adik Kandung, Berbisik sebelum Beraksi: Kalau Saudara Tidak Hamil
"PJJ ini masih banyak belum optimal, jadi ada satu tim khusus dari Balitbang kami yang sedang merumuskan bagaimana mereformasi atau melakukan perubahan kurikulum selama masa PJJ," kata Nadiem.
(*/ Fahdi Fahlevi)
Berita ini telah terbit di TRIBUNNEWS.COM berjudul Kemendikbud: Pembelajaran Jarak Jauh Permanen Tidak Sepenuhnya Online
• Siswi SMP di Lampung Tengah ini Hamil Setelah Dicabuli sang Paman, Modusnya Beri Uang dan Pakaian
• MenPAN RB Tjahjo Kumolo Pastikan Tak Ada Penerimaan CPNS Selama Dua Tahun, Ini jelasnya
• Jadwal Salat Hari Ini Selasa 07 Juli 2020 di Pulau Bangka dan Pulau Belitung Serta Lokasi Masjid
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-belajar-ol.jpg)