Breaking News:

Jiwasraya akan Ditutup, Pengembalian Dana Pemegang Polis Bagaimana? Ini Penjelasan Kementerian BUMN

Hasil restrukturisasi tentunya akan membutuhkan dukungan PMN. Sebab, Jiwasraya tidak mungkin bertahan dengan ekuitas negatif Rp 35,9 triliun

KONTAN.co.id
Ilustrasi Kantor Jiwasraya 

Untuk kebutuhan PMN masih dibahas dengan Komisi VI dan XI DPR. Nantinya dana tersebut digunakan untuk restrukturisasi polis supaya Nusantara Life tidak mengalami masalah sama seperti Jiwasraya.

Sementara nilai PMN masih dihitung dan dalam proses negosiasi. Ia menyebut, nilai PNM terkait opsi restrukturisasi yang dipersiapkan Kementerian BUMN.

"Kalau ada opsi satu hingga 4 semakin dalam opsi kekurangan pembayaran polis maka semakin rendah PMN-nya," tambah dia.

Setelah Nusantara Life terbentuk, maka Jiwasraya akan segera ditutup. "Ya, pada akhirnya (Jiwasraya) tutup karena memang tidak ada pesertanya," kata dia.

Meski demikian, ia berharap seluruh pemegang polis mau pindah ke Nusantara Life dan tidak memutus kontrak polisnya.

Nasib Pemegang Polis

Pemegang polis Jiwasraya akan dipindahkan ke Nusantara Life yang merupakan perusahaan baru di bawah Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). 

Pemindahan ini merupakan bagian dari restrukturisasi polis Jiwasraya sehingga bisnis asuransi tetap berjalan dan klaim bisa dibayarkan. Diperkirakan Nusantara Life terbentuk 2021.

Namun Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo belum bisa memastikan kapan klaim nasabah bisa segera dibayarkan. Sebab, perhitungan polis nasabah tetap berjalan.

"Sehingga ini sebenarnya kan belum cut off. Nanti pada waktu cut off baru kita pindahkan. Nah, sehingga polis nasabah pada saat ini masih dihitung," katanya di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Halaman
123
Editor: rusmiadi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved