Breaking News:

Berita Belitung

Rencana Pembangunan Rumah Perlindungan dan Pelayanan Sosial Ditunda Gegara Covid-19

Rumah singgah atau rumah antara tersebut juga bisa digunakan sebagai tempat sementara ketika ODGJ keluar dari panti

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kabid Rehabilitasi, Perlindungan, dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, Mukromi, Kamis (9/7/2020). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kabid Rehabilitasi, Perlindungan, dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Belitung Mukromi mengatakan keterbatasan tempat penampungan menjadi satu dari permasalahan ketika ada ODGJ yang menggelandang.

Termasuk penampungan sementara bagi orang terlantar. Makanya, mereka sudah merencanakan membangun rumah perlindungan dan pelayanan sosial yang difungsikan sebagai rumah singgah.

"Daripada menggelandang. Sebelum diobati secara medis, mereka (ODGJ) dimanusiakan dulu, dimandikan di rumah singgah itu. Memang juga perlu tenaga baru sebagai pekerja sosial, mengurus makan dan minum mereka," katanya, Kamis (9/7/2020).

Rumah singgah atau rumah antara tersebut juga bisa digunakan sebagai tempat sementara ketika ODGJ keluar dari panti, sementara keluarganya belum memiliki tempat.

Perencanaan rumah perlindungan dan pelayanan sosial ini sebelumnya sudah dibangun pada 2021, karena detail engineering design (DED) selesai diterbitkan.

"Tapi karena Covid-19 ini jadi ditunda," sebutnya.

Rencananya, rumah singgah ini dibangun dengan fasilitas 11 kamar. Bahkan dalam penanganan ODGJ gelisah ada dua ruang aman.

Informasi mengenai ruang aman seperti pengaturan ruang ventilasi dan pagar pun telah didapatkan dari Kementerian Sosial.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved