Ketua KPU Sumba Barat Diberhentikan, Terkait Dugaan Perselingkuhan

Dalam laman resmi DKPP tertulis, Sophia diadukan oleh Rambu Padu Leba Deddi melalui pengacaranya, Beny K. M. Taopan dan Meklzon Beri.

Editor: Rusmiadi
(KOMPAS.com/IGNASIUS SARA )
Ketua KPU nonaktif Kabupaten Sumba Barat, Sophia Marlinda Djami. 

"Saya menyampaikan pada saat sidang DKPP, agar lembaga tersebut mendorong proses ini untuk diselesaikan secara pidana terlebih dahulu.

Kemudian setelah inkrah keputusan di pengadilan, maka DKPP boleh mengambil keputusan. Tetapi DKPP tidak merespons permintaan saya tersebut," kata Sophia saat ditemui Kompas.com, Minggu (12/7/2020).

Meski sudah dinyatakan ada sanksi pemberhentian dari jabatan, hingga kini Sophia belum menerima salinan putusan dari KPU Nusa Tenggara Timur ( NTT) atau Bawaslu.

“Berkaitan dengan keputusun DKPP, saya diberhentikan secara tetap dan berlaku sejak tanggal dibacakan putusan tersebut.

Keputusan itu wajib ditindaklanjuti oleh KPU RI dalam masa 7 hari sejak putusan diumumkan dan diawasi prosesnya oleh Bawaslu.

Tetapi sampai dengan saat ini saya belum mendapat konfirmasi dari pihak KPU Provinsi, KPU kabupaten, maupun Bawaslu”, kata Sophia.

Anggota KPU NTT, Yosafat Koli, yang dimintai konfirmasi terkait pemberhentian Sophia menegaskan, salinan keputusan tersebut belum ada di KPU Provinsi.

“Belum ada. Jika sudah ada, kami lanjutkan kepada yang bersangkutan”, papar Yosafat Koli yang juga Juru Bicara KPU NTT, saat dihubungi lewat pesan singkat, Minggu.(*)

Artikel sudah tayang di kompas.com berjudul Diduga Terlibat Perselingkuhan, Ketua KPU Sumba Barat Diberhentikan

Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved