Breaking News:

Berita Belitung

Pemulihan Wisata Belitung Mulai Berlangsung

Sejak dua minggu pariwisata Belitung dibuka dengan penerapan protokol new normal, beberapa daya tarik wisata mulai dipenuhi pengunjung.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
IST/dok pribadi Agus
Ketua DPD ASPPI Babel Agus Pahlevi. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Sejak dua minggu pariwisata Belitung dibuka dengan penerapan protokol new normal beberapa daya tarik wisata mulai dipenuhi pengunjung.

Walaupun masih didominasi oleh pengunjung lokalakan tetapi beberapa wisatawan nusantara juga mulai terlihat.

Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Babel Agus Pahlevi menilai meskipun belum signifikan tetapi wisatawan nusantara mulai berdatangan yang umumnya kalangan turis yang melakukan reschedule perjalanan disebabkan pandemi Covid-19.

"Iya memang sudah terlihat walaupun belum terasa signifikan. Mereka mengunjungi beberapa destinasi favorit Belitung seperti Pantai Tanjung Tinggi, Pantai Tanjung Kelayang, Island hopping, dan Pulau Leebong," kata Agus, Rabu (15/7/2020).

Menurutnya hal yang sama juga dialami hotel-hotel yang telah beroperasi, sudah ada tamu yang menginap, walaupun didiminati oleh penduduk belitung yang menikmati fasilitas hotel bersama keluarga.

Terlebih harga khusus yang ditawarkan oleh hotel berbintang sehingga cukup menggiurkan bagi masyarakat Belitung sendiri untuk menginap.

"Bayangkan saja kamar dengar harga lebih dari dua jutaan, saat ini bisa ditinggali dengan budget dibawah sejuta," katanya.

Ia mengakui berwisata memang menjadi impian berbagai kalangan di masa seperti ini. Apalagi setelah sekitar empat bulan swaisolasi dan beraktifitas dari rumah.

Namun menciptakan kepercayaan kepada wisatawan untuk berwisata tentunya memerlukan proses dan waktu.

Tidak cukup dengan penerapan protokol dan pernyataan siap saja.

Agus mengatakan pada 14-16 Juli sedang berlangsung kegiatan Indonesian Sellers Meeting: Market Updates and Business Opportunities yang diselenggarakan oleh Kementrian apariwisata Indonesia.

Salah satu tujuannya mengenal karakter market inbound tourist terutama untuk Asia dan Eropa.

Menurutnya hal ini juga merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan, terutama berkaitan dalam pengemasan produk wisata baru yang disesuaikan dengan karakter calon wisatawan.

"Jadi diperlukan juga kiat kita untuk menciptakan kepercayaan kepada wisatawan. Misalnya dengan salles mission, Bto B program dan lain-lain yang bisa kita lakukan secara online saat ini," pungkasnya.

(posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved