Breaking News:

Pemprov DKI Jakarta Resmi Cabut Surat Izin Keluar Masuk, Perberlakuan PSBB Tetap Diperpanjang

Dengan demikian, artinya Surat Izin Keluar Masuk atau SIKM secara resmi juga sudah tak lagi berlaku.

ANTARA FOTO/FAUZAN
Petugas memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Petugas memutarbalikkan kendaraan menuju Jakarta yang tidak dilengkapi surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020.(ANTARA FOTO/FAUZAN 

POSBELITUNG.CO--Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 60 Tahun 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Berpergian di Provinsi DKI Jakarta dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Dengan demikian, artinya Surat Izin Keluar Masuk atau SIKM secara resmi juga sudah tak lagi berlaku.

Kendati adanya pencabutan pergub DKI Jakarta tersebut namun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi masih diperpanjang.

Untuk itu, warga di Jakarta atau yang dari luar Jabodetabek ingin masuk ke Jakarta tak lagi memerlukan SIKM sebagai syarat.

"SIKM ditiadakan karena Pergub 60 Tahun 2020 yang mengatur juga sudah dicabut," ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam siaran resmi Pemprov DKI, Jumat (17/7/2020).

Suami Jual Istri ke Pria Lain Demi Bayar Utang, Hingga hamil Dua Bulan Tidak Tahu Anak Siapa

Petugas gabungan memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/5/2020). Selama operasi pemeriksaan kepada masyarakat dari luar Jabodetabek yang ingin masuk ke Jakarta diharuskan menunjukkan SIKM, berdasarkan peraturan gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 yang mewajibkan membawa SIKM sebagai syarat memasuki wilayah Jakarta
Petugas gabungan memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/5/2020). Selama operasi pemeriksaan kepada masyarakat dari luar Jabodetabek yang ingin masuk ke Jakarta diharuskan menunjukkan SIKM, berdasarkan peraturan gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 yang mewajibkan membawa SIKM sebagai syarat memasuki wilayah Jakarta (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Terima Hadiah Panci, Duit Nasabah Bank di Deliserdang Ini Malah Raib Rp 50 Juta, Ini Penjelasannya

Belum Berlaku

Menurut Syafrin, alasan kenapa akhirnya Pergub dicabut dan SIKM tak lagi diberlakukan dilakukan karena beberapa pertimbangan.

Pada masa PSBB penerapan SIKM sangat membantu dalam mengendalikan penularan COVID-19.

Hal tersebut karena adanya pembatasan orang keluar-masuk Jakarta,  di mana pengajuannya hanya dikhususkan hanya bagi pemohon dari 11 sektor yang diizinkan dapat beroperasi selama masa PSBB.

Pada periode Mei sampai dengan Juni 2020, pelaksanaan SIKM sangat efektif karena bersamaan dengan program larangan mudik oleh pemerintah pusat yang melibatkan seluruh unsur pemerintah pusat, TNI/POLRI, dan pemerintah daerah. 

Halaman
12
Editor: nurhayati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved