Breaking News:

Penemuan Bayi dalam Kantong Plastik

Ini Ancaman hukuman Pidana Bagi Pelaku yang Tega Membuang Bayi

AKP Chandra Satria Perdana menegaskan bahwa perbuatan membuang bayi termasuk tindakan pidana yang terancam hukuman penjara

Tribunnews
Ilustrasi bayi yang dibuang dalam kantong plastik di Belitung 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Chandra Satria Perdana menegaskan bahwa perbuatan membuang bayi termasuk tindakan pidana yang terancam hukuman penjara.

Menurutnya perbuatan tersebut diatur dalam Pasal 308 KUHPidana yang menyebutkan jika seorang ibu karena takut diketahui orang tentang kelahiran anaknya, tidak lama sesudah melahirkan, menempatkan anaknya untuk ditemukan atau meninggalkannya dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya, maka maksimum pidana tersebut dalam Pasal 305 dan 306 dikurangi separuh.

Sementara itu, Pasal 305 menyebutkan barang siapa menempatkan anak yang umurnya belum tujuh tahun untuk ditemukan atau meninggalkan anak itu dengan maksud untuk melepaskan daripadanya, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.

"Pidananya jelasnya ada tapi nanti unsurnya dilihat dulu, misalnya waktu dilahirkan bayinya masih hidup dan setelah dibuang meninggal dunia," kata Chandra saat ditemui Posbelitung.co, Senin (20/7/2020).

Kepala Desa Air Merbau Katto bersama Ketua BPD Yudi Chandra menunjukan lokasi penemuan bayi, Senin (20/7/2020)
Kepala Desa Air Merbau Katto bersama Ketua BPD Yudi Chandra menunjukan lokasi penemuan bayi, Senin (20/7/2020) (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Kejadian Pertama Pembuangan Bayi di Desa Air Merbau

Kejadian penemuan bayi dalam plastik hitam di Jalan Kerjaan mengegerkan warga Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (20/7/2020).

Ketua BPD Air Merbau Yudi Chandra mengatakan kejadian tersebut baru pertama kali terjadi di wilayahnya, sehingga membuat warga penasaran terhadap pelaku yang tega bayi dengan ari-ari masih menempel.

"Heboh lah di desa gara-gara kejadian ini karena memang baru pertama kali terjadi," ujarnya kepada Posbelitung.co.

Yudi pertama kali mendapat informasi tersebut dari warga setempat. Kebetulan lokasi pembuangan bayi dari rumahnya hanya berjarak sekitar 800 meter.

Selain itu, posisi Jalan Kerjaan kata dia cukup ramai dilewati setiap harinya. Ditambah lokasinya berada di depan rumah makan yang tak jauh dari pertigaan Jalan Kerjaan.

Halaman
1234
Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved