Breaking News:

Berita Belitung

VIDEO : Pekerja Musiman Kini Mulai Memetik Lada Saat Musim Panen

Sekitar lima jam memetik sahang, sekitar lima ember telah dikumpulkannya. Jumlah itu terbilang sedikit, katanya, karena memang dirinya termasuk lamban

POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Belasan pekerja musiman memetik lada (sahang) di kebun milik Zulfi warga Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Minggu (19/7/2020). Masa panen sahang atau lada ini memang terjadi sekali dalam setahun.

Satu di antara pemetik sahang ialah Nek Sam. Meski usianya tak lagi muda, Nek Sam tetap bersemangat memetik sahang. Padahal ketika memetik tanaman bernama latin Piper nigrum ini juga harus turun naik tangga kayu agar bisa menjangkau ke dahan yang tinggi. Perlahan tapi pasti, tangkai lada yang memiliki buah memerah pun dimasukkannya dalam ambong.

Terindak atau caping dikenakannya sebagai penutup kepala. Apalagi siang itu gerimis. Namun tak menyurutkan niatnya untuk tetap memetik sahang.

"Ew lumayan lah kidang meli (buat beli) beras ngembang," ujar nenek berusia 70 tahun itu.

Menurutnya, sekitar pukul 07.00 WIB, ia sudah berada di lahan sahang milik Zulfi. Ia pun pergi bersama suami, serta anak dan cucunya buat bersama-sama memetik lada.

Sehari-harinya Nek Sam terbiasa ngelimbang timah, sementara ini dia beralih pekerjaan memetik sahang. Sebagai pemetik sahang, ia setiap kilogram sahang yang diperolehnya ia dibayar Rp 2.000. Jika sepekan rutin bekerja, ia bisa mendapatkan sekitar 100 kilogram lebih buah sahang.

Tak hanya Nek Sam, Moryati juga sekitar sebulan ini menjadi pemetik sahang. Pekerjaan musiman ini memang kerap dilakukannya ketika musim panen tiba.

Menurutnya, pekerjaan memetik sahang terbilang mudah, karena target gaji dihitung per kilogram yang didapat. Sehingga ia bisa berangkat jam berapa pun.

"Kadang siang baru pergi. Kalau lah selesai urusan di rumah, baru pegi. Kalau hari ini tadi jam 9.00 WIB dari rumah," katanya.

Sekitar lima jam memetik sahang, sekitar lima ember telah dikumpulkannya. Jumlah itu terbilang sedikit, katanya, karena memang dirinya termasuk lamban ketika memetik biji lada itu.

Siang itu, belasan orang pun sibuk memetik sahang. Akhirnya berkarung-karung sahang pun terkumpul. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved